Lansomed Kapsul

no-image-drug

Deskripsi obat

Lansomed kapsul digunakan untuk mengobati luka pada dinding usus dan lambung serta peradangan pada kerongkongan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Lansomed mengandung lansoprazole yang tersedia dalam dua dosis yaitu 15 mg dan 30 mg.

Lansomed Kapsul
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 140.000/box (15 mg); Rp 220.000/box (30 mg) per
Kemasan1 box isi 2 strip @ 10 kapsul (15 mg; 30 mg)
ProdusenFutamed

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati:

  • Luka pada dinding usus (tukak duodenum).
  • Peradangan pada mukosa esofagus atau kerongkongan (refluks esofagitis).
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).

Komposisi obat

  • Lansomed kapsul 15 mg: lansoprazole 15 mg.
  • Lansomed kapsul 30 mg: lansoprazole 30 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Tukak duodenum dan refluks esofagitis:
    • Dosis umum: 30 mg sebanyak 1 kali/hari selama 4 minggu.
    • Dosis pemeliharaan: 15 mg sebanyak 1 kali/hari.

  • Tukak lambung: 30 mg sebanyak 1 kali/hari selama 8 minggu.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong atau sebelum makan.

Efek samping obat

  • Diare.
  • Sakit kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri perut.
  • Kembung.
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya (konstipasi).
  • Pusing.
  • Lelah.
  • Mulut dan tenggorokan kering.
  • Ruam kulit.
  • Biduran (urtikaria).
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Peningkatan sementara hasil tes fungsi hati.
  • Nyeri sendi (artralgia).
  • Nyeri otot (mialgia).
  • Penurunan jumlah eritrosit, leukosit, dan trombosit (pansitopenia).
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Pembengkakan pada anggota tubuh yang terjadi karena penimbunan cairan di dalam jaringan (edema perifer).
  • Depresi.
  • Keadaan dimana jumlah trombosit dalam tubuh menurun atau berkurang dari jumlah normalnya (trombositopenia).
  • Peningkatan kadar sel darah putih (eosinofil) dalam tubuh (eosinofilia).
  • Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (leukopenia).

Perhatian Khusus

  • Dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pencernaan.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Kemungkinan adanya keganasan harus disingkirkan sebelum terapi.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kontrasepsi oral.
  • Fenitoin.
  • Teofilin.
  • Warfarin.
  • Antasida.
  • Sukralfat.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lansomed/lansomed?type=brief&lang=id
Diakses pada 11 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email