Lancar Asi Kaplet

07 Nov 2020| Dea Febriyani
Lancar Asi kaplet adalah obat untuk membantu melancarkan ASI.

Deskripsi obat

Lancar Asi kaplet adalah obat untuk membantu melancarkan ASI. Obat ini termasuk dalam golongan jamu. Lancar Asi kaplet mengandung ekstrak daun katuk.
Lancar Asi Kaplet
Golongan ObatJamu. Obat tradisional yang digunakan secara turun-menurun.
Kandungan utamaEkstrak daun katuk.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 6 kaplet
ProdusenMecosin Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

  • Melancarkan air susu ibu (ASI).

Daun katuk mengandung polifenol dan steroid yang dapat meningkatkan kadar hormon pelancar ASI atau prolaktin. Dengan meningkatkan kadar prolaktin, maka akan memperlancar dan mempercepat produksi ASI pada ibu menyusui. Selain itu, daun katuk mengandung zat aktif yang dapat melancarkan air susu ibu diantaranya adalah protein, karbohidrat, dan mineral. Kandungan alkaloid dan sterol dari daun katuk dapat meningkatkan produksi ASI menjadi lebih banyak karena dapat meningkatkan metabolisme glukosa untuk sintesis laktosa sehingga produksi ASI meningkat.

Komposisi obat

Ekstrak daun katuk (Sauropi Folium) 200 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi selama masa menyusui.

Efek samping obat

Beberapa penelitian menjelaskan bahwa konsumsi daun katuk (Sauropus androgynus) yang berlebihan dapat menyebabkan:

  • Sulit buang air besar (sembelit).
    Konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi seperti buah dan sayuran segar dan sereal, serta minum banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika ini tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Masalah paru-paru serius (bronchiolitis obliterans) serta dapat menyebabkan gagal napas.
  • Kantuk.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara lancar asi kaplet dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen herbal atau kesehatan lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sesuai kemasan per Oktober 2020

https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/991/719
Diakses pada 14 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email