Lactobacillus Acidophilus

15 Agu 2019| Lenny Tan
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Sebagai suplemen makanan, Lactobacillus acidophilus digunakan untuk memulihkan kondisi bakteri usus yang normal

Sebagai suplemen makanan, Lactobacillus acidophilus digunakan untuk memulihkan kondisi bakteri usus yang normal

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Lacto-B, L-Bio, Probiokid

Deskripsi obat

Lactobacillus acidophilus adalah bakteri yang memproduksi asam dan tersedia sebagai suplemen makanan untuk memulihkan kondisi bakteri usus yang normal. Suplemen ini digunakan sebagai terapi alternatif untuk meringankan gejala diare pada anak-anak dan orang dewasa.

Jenis diare yang bisa ditangani dengan obat ini meliputi diare akibat antibiotik, kemoterapi, atau karena perawatan di rumah sakit. Belum diketahui secara pasti apakah L. acidophilus efektif dalam mengatasi kondisi medis. Oleh sebab itu, suplemen ini tidak boleh menggantikan pengobatan yang diberikan oleh dokter Anda.

Lactobacillus Acidophilus ()
Golongan

Suplemen, probiotik

Kategori obat

Obat bebas

Bentuk sediaan obat

Tablet salut selaput, kapsul, serbuk (granule)

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui
Dosis obat

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu.

Selama perawatan, dokter akan melihat respons terhadap tubuh pasien terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

  • Dewasa: Dosis yang terdapat dalam kemasan bervariasi menurut produsen. Biasanya dosis diberikan 1 hingga 2 kapsul setiap hari; 8 ons yogurt dua kali sehari; atau 1 hingga 10 miliar unit pembentuk koloni (CFU) setiap hari yang dibagi dalam 3 hingga 4 dosis. Dalam sediaan L. acidophilus 1x108 dapat diberikan dosis 1 gram sebanyak 3 kali sehari.
  • Anak: Dalam sediaan L. acidophilus 1x108, dapat diberikan dosis 1 gram sebanyak 2 kali sehari.

Efek samping obat

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Meski jarang terjadi, suplemen Lactobacillus acidophilus tetap dapat menyebabkan efek samping ketika dikonsumsi. Mulai dari perut kembung, sembelit atau konstipasi, cegukan, mual, ruam, infeksi, dan demam. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Perhatian Khusus

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Diare lebih dari 2 hari.
  • Malabsorpsi (usus tidak dapat menyerap makanan dengan benar).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi suplemen Lactobacillus acidophilus dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang meliputi:

  • Obat untuk mencegah penolakan transplantasi organ.
  • Obat steroid (prednison, deksametason, metilprednisolon, dan lainnya).
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email