Lacto-b (Alias: Lacto-b)

Terakhir ditinjau oleh dr. Virly Isella pada 07 Feb 2019
Lacto-b akan mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya, menstimulasi kekebalan tubuh lokal dan memicu penyerapan air dalam usus besar dengan cara mengembalikan flora normal usus.
Lacto-b digunakan pada anak-anak untuk mengobati diare dan mencegah intoleransi laktosa,

Lacto-b merupakan obat yang dapat digolongkan sebagai probiotik yang digunakan untuk mengobati diare dan mencegah intoleransi laktosa pada anak-anak. Obat ini bekerja dengan mengembalikan flora normal usus yang mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya, menstimulasi kekebalan tubuh lokal, dan memicu penyerapan air dalam usus besar. 

Setiap 1 sachet Lacto-B mengandung Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, Streptococcus thermophilus, Vitamin C 7%, Vitamin B1 73%, Vitamin B2 157%, Vitamin B6 14%, Niacin 13%, protein 0,02 g, lemak 0,1 g, Zinc 103%, energi 3,4 kal.

Lacto-b (Lacto-b)
Golongan

Probiotik

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Bubuk dalam sachet

Dikonsumsi oleh

Anak

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

  • Anak 1-12 tahun 3 sachet/hari

Aturan pakai Lacto-b dengan benar

Baca petunjuk dan ikuti anjuran dokter Anda. Lacto B dapat dicampur ke dalam air putih, bubur, atau susu. Jika kondisi semakin memburuk, segera konsultasikan pada dokter Anda. 

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi bila terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis. Efek samping yang mungkin timbul dari pemakaian lacto-B antara lain perut terasa kembung.

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping lain diluar daftar di atas, konsultasikan segera ke dokter Anda.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Katup jantung yang rusak.
  • Kelainan pada saluran pencernaan (misalnya: kolitis ulseratif).
  • Sistem kekebalan tubuh melemah.

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi secara bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat secara bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu, bila perlu dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Interaksi yang mungkin timbul antara lain:

  • Menurunkan efektivitas lactobacillus bila dikonsumsi bersamaan dengan antibiotik. Untuk menghindari interaksi ini, konsumsilah lacto-B 2 jam sebelum atau sesudah konsumsi antibiotik.
  • Karena lacto B mengandung bakteri flora normal, maka bila digunakan bersamaan dengan obat-obatan yang menurunkan kekebalan tubuh seperti (azathioprine, prednison, kortikosteroid) dapat meningkatkan resiko sakit.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lacto-b/?type=brief
diakses pada 19 November 2018.

Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-790/lactobacillus
diakses pada 19 November 2018.

Artikel Terkait:
Back to Top