Konigen 0,1% Krim 10 g

13 Jan 2021
Konigen krim adalah obat untuk mengobati infeksi kulit primer dan sekunder.

Deskripsi obat

Konigen krim adalah obat untuk mengobati infeksi kulit primer dan sekunder seperti pada infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menular (impetigo) dan peradangan pada folikel rambut (folikulitis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Konigen krim mengandung zat aktif gentamisiin.

Konigen 0,1% Krim 10 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 10.000/tube per September 2020
Produk HalalYa
Kandungan utamaGentamisin.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatAminoglikosida.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 10 g
ProdusenKonimex

Informasi zat aktif

Gentamisin topikal digunakan pada orang dewasa dan anak-anak berusia 1 tahun ke atas untuk mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri tertentu. Gentamisin topikal termasuk dalam kelas obat yang disebut antibiotik. Obat ini bekerja dengan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Gentamisin dapat mengganggu sintesis protein bakteri dengan mengikat subunit ribosom 30S yang mengakibatkan membran sel bakteri rusak.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, gentamisin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Absorbsi sistemik dilaporkan pada pasien luka bakar yang diobati dengan gentamisin topikal.

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi infeksi pada kulit seperti:

  • Infeksi kulit primer, seperti:
    • Infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menular (impetigo contagiosa).
    • Peradangan pada folikel rambut (folliculitis).
    • Luka pada kulit yang membentuk seperti bisul yang disebabkan oleh bakteri (furunculosis).
    • Peradangan pada kulit yang membentuk seperti borok (pyoderma gangrenosum).
  • Infeksi kulit sekunder, seperti:
    • Eksim.
    • Jerawat.
    • Infeksi kulit yang membentuk  bintil kecil berwarna putih yang berisi nanah yang dikelilingi ruam kulit (pustular psoriasis).
    • Gangguan pada kulit yang menyebabkan kulit kemerahan, bersisik, dan berketombe (seborrheic dermatitis).
    • Peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit menjadi ruam kemerahan yang disertai gatal (dermatitis kontak).

Gentamisin bekerja dengan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Mengganggu sintesis protein bakteri dengan mengikat subunit ribosom 30S yang mengakibatkan membran sel bakteri rusak.

Komposisi obat

Tiap 1 g: gentamisin sulfat 0,1%.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Gunakan 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan krim secukupnya pada bagian yang luka, daerah yang dioleskan krim dapat ditutupi dengan kapas.

Efek samping obat

  • Reaksi alergi seperti gatal, merah, membengkak, dan iritasi kulit.
    Beberapa bahan dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit pada beberapa orang. Jika Anda mengalami reaksi kulit yang sangat menjengkelkan atau parah segera hubungi dokter Anda.

Perhatian Khusus

  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyababkan pertumbuhan organisme yang resisten.
  • Penggunan bersama aminoglikosida lain dapat meningkatkan terjadinya reaksi silang sensitisasi.
  • Hindari penggunaan pada sekitar mata.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan konigen 0,1% krim pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami infeksi virus atau jamur.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap gentamisin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan gentamisin dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sensasi rasa hangat pada kulit.
  • Pembengkakan pada kulit.
  • Keluarnya cairan, atau tanda lain dari infeksi kulit baru pada tempat Anda mengoleskan krim ini.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/konigen?type=brief&lang=id
Diakses pada 17 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-75145/gentamicin-topical/details
Diakses pada 17 September 2020

Konimex. https://www.konimex.com/product/pharmaceutical/ethical/topical-anti-infectives/konigen-cream-1
Diakses pada 17 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a619033.html
Diakses pada 17 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/gentamicin-topical.html
Diakses pada 17 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email