Klorfeson krim 10 g untuk meringankan nyeri inflamasi dari penyakit yang menyererang kulit akibat infeksi sekunder oleh bakteri serta kuman yang peka terhadap kloramfenikol.
Klorfeson krim 10 g untuk meringankan nyeri inflamasi dari penyakit yang menyererang kulit akibat infeksi sekunder oleh bakteri serta kuman yang peka terhadap kloramfenikol.
Klorfeson krim 10 g untuk meringankan nyeri inflamasi dari penyakit yang menyererang kulit akibat infeksi sekunder oleh bakteri serta kuman yang peka terhadap kloramfenikol.
Klorfeson krim 10 g untuk meringankan nyeri inflamasi dari penyakit yang menyererang kulit akibat infeksi sekunder oleh bakteri serta kuman yang peka terhadap kloramfenikol.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 11.000/tube (10 g) per Oktober 2019
Kemasan 1 tube @ 10 g
Produsen Molex Ayus

Klorfeson adalah obat untuk mengobati infeksi oleh mikroorganisme. bakteri serta kuman yang peka terhadap kloramfenikol. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Klorfeson mengandung zat aktifkloramfenikol base, prednisolon.

Meringankan nyeri inflamasi dari penyakit yang menyerang kulit dimana kulit mengalami peradangan dengan komplikasi infeksi sekunder oleh bakteri serta kuman yang peka terhadap kloramfenikol.

Tiap 1 g: Kloramfenikol base 20 mg, prednisolon 2,5 mg.

3-4 kali/hari

Oleskan pada bagian kulit yang sakit dan sekitarnya.

  • Rasa terbakar pada kulit.
  • Kulit gatal.
  • Kulit iritasi.
  • Kulit kering.
  • Peradangan yang terjadi pada folikel rambut (folikulitis).
  • Kondisipertumbuhan rambut terlalu cepat dan berlebih di sekujur tubuh (hipertrikhosis).
  • Erupsi yang menyerupai jerawat (acne).
  • Hilangnya atau berkurangnya warna kulit (hipopigmentasi).
  • Kelainan pada kulit yang terjadi di sekitar mulut (dermatitis peroral).
  • Dermatitis alergi kontak.
  • Penggunaan dengan pembalut oklusif dapat meningkatkan insiden maserasi kulit infeksi sekunder striae dan miliaria.
  • Hipersensitif terhadap salah satu komponen obat.
  • Infeksi yang disebabkan oleh virus dan jamur.
  • Pasien tuberkulosis kulit.
  • Pasien penyakit cacar.
  • Pasien cacar air (varisela).
  • Bayi dan anak-anak 2 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Artikel Terkait