Ketoconazole

Ketoconazole merupakan obat jamur yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur

Salah satu penggunaan ketoconazole sebagai sampo anti jamur.

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Anfuhex, Dermaral, Erazol, Funet, Fungoral, Fungasol, Formyco, Formyco Cream, Grazol, Interzol, Nizol, Nizoral Cream, Nizoral-SS, Solinfec, Solinfec Cream, Tokasid, Tokasid Cream, Zoloral Cream, Zoloral-SS

Deskripsi obat

Ketoconazole merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi pada kulit yang disebabkan oleh jamur atau ragi. Obat ini bekerja membunuh jamur dan mencegah pertumbuhan jamur.

Ketoconazole (Ketokonazol)
Golongan

Obat antijamur

Kategori obat

Obat resep dan obat bebas

Bentuk sediaan obat

Tablet, obat oles (topikal)

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Infeksi Jamur

  • Dewasa: Dosis per oral 200 mg satu kali sehari; dapat ditingkatkan menjadi 400 mg satu kali sehari jika gejala klinis tidak membaik
  • Anak: Umur lebih dari 2 tahun berikan dosis per oral 3.3-6.6 mg / kg satu kali sehari. Durasi pengobatan: 1-2 minggu untuk kandidiasis; setidaknya 4 minggu untuk infeksi dermatophyte dan sampai 6 bulan untuk mikosis sistemik.

Infeksi Jamur Kulit

  • Dewasa: Sebagai 2% krim: Oleskan 1-2 kali sehari pada area yang terinfeksi dan sekitarnya sampai beberapa hari setelah hilangnya gejala. Sebagai sampo 2%: Oleskan pada kulit kepala setiap hari selama 5 hari. Untuk profilaksis: Sebagai sampo 2%, gunakan satu kali setiap hari, maksimal 3 hari sebelum paparan sinar matahari.

Efek samping obat

Efek samping dapat ditemukan pada setiap pemakaian obat. Efek samping yang sering terjadi pada pemakaian ketokonazol, seperti kemerahan, gatal, gangguan cerna (mual, muntah, nyeri perut), pusing, dan sakit kepala. Jika efek samping semakin memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Jika Anda mengalami gejala lainnya setelah menggunakan obat ketokonazol, konsultasikan kepada dokter Anda.

Perhatian Khusus

 Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum pemakaian obat, terutama jika Anda memiliki kondisi medis, seperti:

  • Alergi
  • Kehamilan dan menyusui

Penggunaan obat ini tidak disarankan pada kondisi medis berikut:

  • Hipersensitivitas
  • Riwayat penyakit hati

Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada kemasan.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan dengan obat ini. Informasikan kepada dokter semua obat yang sedang Anda konsumsi. Bila diperlukan, dokter akan mengganti atau mengubah dosis obat tersebut.

Mengonsumsi obat ketoconazole dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Efektifitas kadar plasma dapat berkurang dengan rifampicin dan isoniazid
  • Dapat mengurangi efektivitas kontrasepsi oral

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/ketoconazole-topical-route/before-using/drg-20067739
diakses pada 15 November 2018.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/ketoconazole/?type=brief&mtype=generic
diakses pada 15 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-75147-1014/ketoconazole-topical/ketoconazole-foam-topical/details
diakses pada 15 November 2018.

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Urutan Pemakaian Skincare Pagi dan Malam Hari yang Tepat

Urutan pemakaian skincare pagi dan malam hari tidak boleh acak, lho! Ada beberapa tahapan skincare yang perlu Anda lakukan untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal.Baca selengkapnya
Urutan Pemakaian Skincare Pagi dan Malam Hari yang Tepat

Ini Bedanya Jerawat Batu dan Jerawat Biasa

Jerawat batu dan jerawat biasa ternyata memiliki perbedaan yaitu mulai dari ukuran, asal jerawat hingga penyembuhan. Penyebab dari jerawat batu dan biasa muncul akibat kombinasi bakteri, minyak, dan sel kulit kering.
26 Apr 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Ini Bedanya Jerawat Batu dan Jerawat Biasa

Kenali Gejala Alergi Air yang Dapat Mengganggu Kesehatan Anda

Alergi air merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat Anda sepelekan dampaknya. Gejala dari penyakit ini bisa berbentuk ruam pada area mulut hingga sesak napas.
19 Dec 2019|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Kenali Gejala Alergi Air yang Dapat Mengganggu Kesehatan Anda