Kanamycin

27 Apr 2021| Maria Yuniar
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Kanamycin digunakan untuk mengobati infeksi serius yang disebabkan bakteri

Kanamycin digunakan untuk mengobati infeksi serius yang disebabkan bakteri

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Kanamycin Capsule Meiji, Kanamycin Sulphate Meiji, Kanamycin Harsen, Kanamycin Sanbe, Kanarco.

Deskripsi obat

Kanamycin digunakan untuk mengobati infeksi serius yang disebabkan bakteri, misalnya infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran kemih, dan infeksi usus. Obat ini umumnya dapat mengatasi infeksi akibat bakteri Gram negatif.

Kanamycin termasuk dalam kelas obat antibiotik aminoglikosida. Cara kerja antibiotik ini adalah dengan mengikat subunit ribosom bakteri untuk mengganggu sintesis atau pembentukan protein bakteri. Hal tersebut akan menyebabkan pertumbuhan bakteri terhenti.

Biasanya, kanamycin hanya digunakan untuk mengobati infeksi selama tujuh hingga sepuluh hari. Obat ini hanya efektif digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri, tetapi tidak dapat melawan infeksi akibat virus, misalnya flu atau cacar air. 

Kanamycin (Kanamisin)
GolonganKelas terapi: Antiinfeksi Klasifikasi obat: Antibiotik aminoglikosida
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet, injeksi
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah penggunaan kanamycin adalah:

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda beristiraha. Minumlah banyak air dan kurangi mengonsumsi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Hubungi dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Mual dan muntah
    Pilih makanan sederhana dan hindari makanan pedas. Konsumsilah obat ini setelah makan. Hubungi dokter atau apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Ruam kulit ringan
  • Rasa sakit atau iritasi pada tempat suntikan
  • Demam
  • Kesemutan
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Penurunan produksi urine
  • Pembengkakan wajah
  • Gangguan pendengaran
  • Kejang
  • Sakit tenggorokan
  • Penglihatan kabur

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan kanamycin pada kondisi:

  • Penyakit ginjal
  • Asma atau alergi sulfit
  • Gangguan otot, seperti miastenia gravis
  • Hamil dan menyusui
  • Anak-anak
  • Bayi prematur
  • Bayi baru lahir
  • Pusing yang membuat sekeliling terasa berputar (vertigo)
  • Telinga berdenging yang bisa berlangsung dalam waktu lama atau singkat (tinnitus)
  • Kadar kalsium rendah dalam tubuh (hipokalsemia)

Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih organisme yang tidak rentan atau peka terhadap obat ini.

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 20-25°C.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hindari penggunaan kanamycin pada pasien yang alergi terhadap kanamycin dan antibiotik aminoglikosida lainnya.

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti menggunakan kanamycin dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu efek samping serius ini:

  • Perubahan pendengaran
  • Merasa berputar dan masalah dengan keseimbangan
  • Dering atau suara menderu di telinga
  • Mati rasa atau kesemutan pada kulit
  • Otot berkedut dan kejang
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi obat mungkin terjadi bila beberapa obat dikonsumsi bersamaan. Jika ingin mengonsumsi obat bersamaan, konsultasikan ke dokter Anda terlebih dahulu. Bila perlu, dokter akan mengubah dosis obat atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Menggunakan kanamycin dengan obat-obatan lain bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Polimiksin B, bacitracin, kolistin, amfoterisin B, cisplatin, vankomisin, dan aminoglikosida lain, misalnya paromomisin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.
  • Diuretik kuat, misalnya asam etakrilat, furosemid, Na meralluride, Na merkaptomerin, atau manitol
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko toksisitas atau keracunan.
  • Cephalosporin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatan risiko kerusakan ginjal atau nefrotoksisitas.
  • Suksinilkolin dan relaksan otot nondepolarisasi, misalnya rocuronium
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek samping.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek kanamycin.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Rxlist. https://www.rxlist.com/kantrex-drug.htm#description
Diakses pada 5 Maret 2021

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/kanamycin.html
Diakses pada 5 Maret 2021

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/kanamycin.html
Diakses pada 5 Maret 2021

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/kanamycin-injection-route/proper-use/drg-20074528?p=1
Diakses pada 5 Maret 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/kanamycin?mtype=generic
Diakses pada 5 Maret 2021

PubChem. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Kanamycin
Diakses pada 5 Maret 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8668/kanamycin-injection/details
Diakses pada 5 Maret 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email