Kalpanax Cair 10 ml

23 Okt 2020| Ajeng Prahasta
Kalpanax cair adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi jamur pada kulit.

Deskripsi obat

Kalpanax cair adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi jamur pada kulit seperti panu, kutu air, dan kurap. Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas. Kalpanax cair mengandung zat aktif asam salisilat, asam benzoat, dan povidon iodin.
Kalpanax Cair 10 ml
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
Produk HalalYa
Kandungan utamaAsam salisilat, asam benzoat, dan povidon iodin.
Kelas terapiAntifungi.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 10 ml
ProdusenKalbe Farma

Informasi zat aktif

Asam salisilat dan povidon iodin merupakan bagian dari beberapa zat aktif dalam kapanax cair.

Asam salisilat memiliki aksi keratolitik yang kuat dan sedikit aksi antiseptik saat dioleskan. Ini melembutkan dan menghancurkan stratum korneum dengan meningkatkan hidrasi endogen yang menyebabkan lapisan tanduk kulit membengkak, melembutkan, dan kemudian mengelupas. Pada konsentrasi tinggi, asam salisilat memiliki efek kaustik. Ia juga memiliki aktivitas antijamur dan antibakteri yang lemah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam salisilat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap melalui kulit.
  • Distribusi: Pengikatan protein plasma: 50-80%, untuk albumin.
  • Ekskresi: Melalui urin (asam salisilat (52%), glukuronida salisilat (42%) dan asam salisilat (6%)).

Povidon iodin adalah iodophore yang memiliki aktivitas germisida spektrum luas terhadap berbagai macam bakteri, virus, jamur, protozoa dan spora. Ini adalah kompleks polivinilpirolidon (povidon) dengan yodium. Setelah aplikasi, secara bertahap dan terus menerus memberikan yodium untuk menggunakan aktivitas pembasmi kumannya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, povidon iodin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari kulit.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Ekskresi: Terutama melalui urin.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi berbagai infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur seperti kadas, panu, kurap, kutu air, dan gatal yang disebabkan karena jamur.

Asam salisilat adalah obat yang dapat melunakkan lapisan keratin pada kulit (keratolitik). Obat ini termasuk dalam golongan salisilat, asam salisilat bekerja dengan cara melembutkan keratin dan protein yang merupakan bagian dari struktur kulit. Obat ini membantu melonggarkan kulit kering dan bersisik sehingga lebih mudah dihilangkan. Ketika asam salisilat digunakan dalam kombinasi dengan obat lain, asam salisilat melepaskan lapisan atas kulit sehingga obat tambahan dapat menembus dengan lebih efektif.
Asam benzoat adalah obat yang dapat mengatasi infeksi jamur seperti kurap, panu, dan kutu air. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur pada kulit.
Povidon iodin adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan karena bakteri. Povidon iodin adalah mikrobisida spektrum luas yang dapat menghancurkan protein dan DNA mikroba.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan sebanyak 2-3 kali/hari pada bagian yang infeksi.

Aturan pakai obat

Basahkan kapas dengan kalpanax cair lalu oleskan pada bagian kulit yang ingin diobati.

Efek samping obat

  • Kulit kemerahan.
    Jika efek samping ini mengganggu atau menjadi masalah dan semakin parah, segera hubungi dokter Anda.
  • Gatal.
  • Sensasi rasa panas dan seperti terbakar pada kulit.
  • Biduran (urtikaria).
  • Iritasi kulit.
  • Pembengkakan pada kulit (edema).

Beberapa bahan dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit pada beberapa orang. Jika Anda mengalami reaksi kulit yang sangat mengganggu atau parah segera hubungi dokter Anda.

Perhatian Khusus

  • Oleskan secara tipis-tipis dan jangan digosok untuk menghindari terjadinya iritasi kulit.
  • Hindari penggunaan pada sekitar mata.
  • Hentikan penggunaan jika mengalami ruam kulit atau tanda reaksi alergi lainnya.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan kalpanax cair pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang memiliki kadar kelenjar tiroid yang terlalu aktif dalam tubuh (hipertiroidisme).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki:

  • Mengalami ruam kulit atau terjadi reaksi alergi.
  • Iritasi kulit.
  • Sensasi terbakar selama lebih dari 10 hari.

Sesuai kemasan per Oktober

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/salicylic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 6 Oktober 2020
MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/povidone%20iodine?mtype=generic
Diakses pada 6 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-18-866/salicylic-acid-topical/salicylic-acid-keratolytic-topical/details
Diakses pada 6 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-2985/salicylic-acid-benzoic-acid-topical/details
Diakses pada 6 Oktober 2020
Ndrugs. https://www.ndrugs.com/?s=benzoic%20acid/povidone-iodine/salicylic%20acid&t=dosage
Diakses pada 6 Oktober 2020
Healio. https://www.healio.com/news/optometry/20120225/povidone-iodine-useful-for-more-than-preoperative-antisepsis
Diakses pada 6 Oktober 2020
Drugs. https://www.drugs.com/cdi/povidone-iodine-topical-products.html
Diakses pada 6 Oktober 2020
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a607072.html
Diakses pada 6 Oktober 2020
Dermnetnz. https://dermnetnz.org/topics/salicylic-acid/
Diakses pada 6 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email