Cari berdasarkan abjad
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Kalmoxillin kaplet 500 mg

Ditulis oleh Maria Yuniar
Golongan Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 396.000/box (10 strip) per Maret 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (500 mg)
Produsen Kalbe Farma

Deskripsi

Kalmoxillin adalah obat untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri, seperti tonsilitis, bronkitis, pneumonia, gonore, dan infeksi pada telinga, hidung, tenggorokan, kulit, atau saluran kemih. Obat ini mengandung amoksisilin yang merupakan golongan dari penisilin semi sintetik yang aktif terhadap mikroorganisme gram-positif dan gram-negatif. Efek samping penggunaan Kalmoxillin adalah mual dan muntah.

Indikasi (manfaat)

Terapi infeksi yang disebabkan oleh galur-galur bakteri yang peka seperti infeksi kulit dan jaringan lunak oleh staphylococcus sp. bukan penghasil penisilinasi, streptococcus sp., e. coli, infeksi saluran napas oleh haemophilus influenzae, streptococcus sp. termasuk streptococcus pneumoniae, staphylococcus sp. bukan penghasil penisilinase, e. coli, infeksi saluran genitourinaria oleh e.coli, p. mirabilis dan streptococcus faecalis dan gonore oleh n. gonorrhoeae (bukan penghasil penisilinasi).

Komposisi

Amoksisilin 500 mg

Dosis

Dewasa dan anak-anak > 20 kg: 250-500 mg/8 jam.

Anak-anak < 20 kg: 20-40 mg/kgBB/hari dalam dosis terbagi tiap 8 jam.

Uretritis gonokokus: 3 g dosis tunggal.

Penderita gangguan ginjal perlu dilakukan pengurangan dosis.
Pada penderita yang menjalani dialise peritoneal, dosis maksimum yang danjurkan 500 mg/hari.

Cara penggunaan

Dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan

Peringatan

Efek samping

Reaksi kepekaan seperti erythematous maculopapular rashes, urtikaria, serum sickness. Reaksi kepekaan yang serius dan fatal adalah reaksi anafilaksis terutama terjadi pada penderita yang hipersnsitif terhadap penisilin. Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, diare Reaksi-reaksi hematologi (biasanya bersifat reversibal) Khusus pada pemberian injeksi dapat menyebabkan flebitis dan rasa sakit pada tempat injeksi.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Penderita hipersensitif atau mempunyai riwayat hipersensitif terhadap antibiotik beta laktam (penisilin, sefalosporin)

Perhatian

Pasien dengan riwayat alergi β-laktam, mononukleosis infeksius, gangguan ginjal, kehamilan dan menyusui.

Interaksi (jangan diberikan bersamaan dengan)

Probenesid dapat meningkatkan dan memperpanjang kadar amoksisilin dalam darah Penggunaan bersamaan alopurinol dapat menyebabkan peningkatan terjadinya reaksi kulit.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/kalmoxillin/?type=full#Indications
Diakses pada 2 Agustus 2019

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/amoxil-amoxicillin-342473#91
Diakses pada 2 Agustus 2019

Back to Top