Kalcinol N Krim 5 g

17 Jan 2021| Anita Djie
Ditinjau oleh Dea Febriyani
Kalcinol N krim adalah obat untuk mengurangi peradangan dan mengobati infeksi kulit

Deskripsi obat

Kalcinol N krim adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit yang mengalami peradangan (inflamasi) akibat alergi dan infeksi kulit pioderma primer atau sekunder.
Pioderma adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, Streptococcus, atau keduanya. Pioderma terbagi menjadi pioderma primer, yaitu infeksi pada kulit yang sebelumnya sehat dan pioderma sekunder, yaitu infeksi dengan penyakit kulit penyerta lainnya.
Kalcinol N krim merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat ini mengandung zat aktif antibiotik neomycin sulfate dan kortikosteroid fluocinolone acetonide.
Kandungan neomycin bekerja dengan cara menghambat pembentukan protein, sehingga akan turut menghambat pertumbuhan bakteri. Sementara, fluocinolone acetonide merupakan obat kortikosteroid atau obat yang mengandung hormon steroid, mampu mengurangi gatal dan peradangan.

Kalcinol N Krim 5 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 13.376/tube per Oktober 2019
Kandungan utamaNeomycin sulfate dan fluocinolone acetonide.
Kelas terapiAntibiotik dan antiinflamasi topikal.
Klasifikasi obatAminoglikosida.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 5 g
ProdusenKalbe Farma

Informasi zat aktif

Neomycin merupakan antibiotik bersifat bakterisidal, yaitu dapat menghentikan perkembangbiakan bakteri. Caranya adalah dengan mengikat subunit ribosom 30S, sehingga produksi protein bakteri pun terhambat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, neomycin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Neomisin tidak diserap melalui kulit utuh, tetapi bisa diserap dari luka pada kulit.
  • Metabolisme: Jumlah kecil yang diserap ke dalam seluruh tubuh (sirkulasi sistemik) dan dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Metabolit tidak aktif dibuang oleh ginjal.

Fluocinolon bekerja dengan mengurangi produksi prostaglandin dan leukotrien. Zat kimia inilah yang menyebabkan bengkak dan gatal di tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, fluocinolon diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorpsi sebanyak 1%.
  • Distribusi: Terdistribusi ke seluruh kulit secara lokal.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine dan feses.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengobati peradangan (inflamasi) kulit akibat alergi.
  • Mengobati infeksi kulit yang disebabkan bakteri, terutama Staphylococcus aureus dan Streptococcus.

Neomycin termasuk dalam kelompok antibiotik aminoglikosida yang mampu menghambat produksi protein bakteri, sehingga membuatnya mati. Fluocinolone sendiri akan mengurangi produksi bahan kimia yang berperan dalam menyebabkan bengkak dan gatal pada tubuh.

Komposisi obat

Tiap g:

  • Neomycin sulfate 0,5%.
  • Fluocinolone acetonide 0,025%.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan 2-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dioleskan pada area kulit yang terinfeksi atau mengalami peradangan.

Efek samping obat

  • Kulit terbakar.
  • Kulit kering.
  • Gatal atau iritasi di tempat obat dioleskan.

Jika efek samping memburuk dan bertahan dalam jangka waktu lama, segera konsultasikan ke dokter.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit hati.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien dengan gangguan kelenjar adrenal.
  • Belum diketahui efek penggunaan obat ini terhadap ibu hamil dan menyusui, serta bahayanya terhadap janin dan bayi yang sedang menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Kalcinol N krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Jangan gunakan pada kulit yang rusak dan terinfeksi, atau pada luka terbuka.
  • Jangan gunakan untuk merawat kondisi kulit yang belum diperiksa dokter.
  • Hindari penggunaan krim pada wajah, ketiak, atau area selangkangan

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Kalcinol N krim dan obat-obatan lain masih terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakannya bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal menggunakan obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Iritasi parah pada kulit yang dirawat.
  • Penglihatan kabur.
  • Sakit kepala.
  • Kulit menipis.
  • Mudah memar.
  • Perubahan suasana hati.
  • Penambahan berat badan.
  • Bengkak di wajah Anda.
  • Kelemahan otot.
  • Merasa lelah.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-158384/neomycin-fluocinolone-topical/details
Diakses pada 30 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/fluocinolone-neomycin-topical.html
Diakses pada 30 Desember 2020

Michigan Health. https://www.uofmhealth.org/health-library/d05126a1
Diakses pada 30 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email