Itzol Kapsul 100 mg

08 Jan 2020| Ajeng Prahasta
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 4 kapsul (100 mg)
Produsen
Lapi Laboratories

Itzol kapsul adalah obat untuk mengobati berbagai infeksi jamur seperti kandidiasis dan infeksi kulit seperti kutu air dan kurap. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Itzol kapsul mengandung zat aktif itrakonazol.

Itrakonazol berinteraksi dengan 14-α demethylase, enzim sitokrom P-450 yang diperlukan untuk mengubah lanosterol menjadi ergosterol atau komponen penting dari membran sel jamur, penghambatan sintesisnya menghasilkan peningkatan permeabilitas seluler yang menyebabkan kebocoran konten seluler. Itrakonazol juga dapat menghambat respirasi endogen, berinteraksi dengan membran fosfolipid, menghambat transformasi ragi menjadi bentuk miselium, menghambat pengambilan purin, dan mengganggu trigliserida dan atau biosintesis fosfolipid. Sehingga obat ini mampu mengobati:

  • Infeksi mukosa vagina dan atau vulva akibat jamur spesies kandida (kandidosis vulvovaginitis).
  • Infeksi jamur pada kulit yang disebabkan oleh Malassezia furfur (ptiriasis vesikolor).
  • Penyakit pada kulit, kuku, rambut, dan mukosa yang disebabkan infeksi jamur (dermatomikosis).
  • Proses di mana sel-sel epidermis menjadi dewasa (keratinisasi).
  • Infeksi jamur yang mengenai mukosa oral atau mulut disebabkan oleh Candida albicans (kandidisis oral).
  • Peradangan pada kornea mata akibat jamur (keratitis fungal).
  • Kurap (tinea korporis).
  • Infeksi jamur pada pangkal paha (tinea kruris).
  • Kutu air (tinea pedis).
  • Infeksi jamur pada tangan (tinea manuum).
  • Penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur Aspergillus (aspergillosis).
  • Infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis).
  • Infeksi yang tidak disebabkan oleh Cryptococcus meningeal (kriptokokkus non meningeal). 
  • Infeksi yang disebabkan oleh Cryptococcus meningeal (meningitis kriptokokkus).
  • Penyakit infeksi jamur pada paru-paru yang disebabkan karena menghirup spora jamur Histoplasma capsulatum (histoplasmosis).
  • Infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur Sporothrix schenckii (sporotrikosis).
  • Penyakit jamur sistemik yang disebabkan oleh jamur Paracocsidioides brasiliensis (parakokkidiodomikosis).
  • Penyakit menular yang disebabkan oleh cendawan dimorfik Blastomyces dermatitidis (blastomikosis).
  • Mencegah infeksi jamur pada pasien yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah, seperti pasien neutropenia akibat kemoterapi, pasien infeksi HIV, dan pasien yang menjalankan transplantasi organ.

Itrakonazol 100 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Infeksi jamur sistemik: 100-200 mg sebanyak 1 kali/hari, dosis dapat ditingkatkan menjadi 200 mg sebanyak 2 kali/hari untuk infeksi yang luas.

Infeksi yang mengancam jiwa:

  • Dosis awal: 200 mg sebanyak 3 kali/hari, dikonsumsi selama 3 hari.

Tinea corporis dan tinea cruris: 100 mg/hari dikonsumsi selama 15 hari, atau 200 mg/hari dikonsumsi selama 7 hari.

Mencegah infeksi primer atau sekunder pada pasien neutropenia dan AIDS: 200 mg/hari, jika perlu dosis dapat ditingkatkan menjadi 200 mg sebanyak 2 kali/hari.

Pityriasis vesicolor: 200 mg/hari, dikonsumsi selama 7 hari.

Kandidiasis orofaring: 100 mg/hari, dikonsumsi selama 15 hari.

Pasien AIDS atau neutropenia: 200 mg/hari, dikonsumsi selama 15 hari.

Kandidiasis vulvovaginal: 200 mg sebanyak 2 kali/hari.

Infeksi jamur pada kuku: 200 mg/hari, dikonsumsi selama 3 bulan.

Kandidiasis esofagus dan kandidiasis oral: 200 mg/hari dalam 1 atau 2 dosis terbagi, dikonsumsi selama 7-14 hari.

Tinea manuum dan tinea pedis: 100 mg/hari, dikonsumsi selama 30 hari atau 200 mg sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 7 hari.

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau sesudah makan.
  • Penurunan frekuensi dan jumlah urin.
  • Mulut kering.
  • Demam.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Perubahan mood.
  • Nyeri pada otot.
  • Mual.
  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan minta rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada apoteker. Jika sakit kepala masih berlanjut, segera hubungi dokter.
  • Pusing.
  • Gagal jantung.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Diare.
  • Muntah, muntah, sakit perut, dan kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Makanlah dalam porsi sedikit dan hindari makanan pedas.
  • Nyeri pada perut
  • Telinga berdering (tinnitus).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Penglihatan kabur.
  • Nyeri pada punggung.
  • Kesemutan.
  • Gangguan menstruasi.
  • Disfungsi ereksi.
  • Sesak napas.
  • Batuk.
  • Peradangan pada mukosa hidung (rhinitis).
  • Peradangan pada sinus (sinusitis).
  • Ruam pada kulit.
  • Reaksi sensitif terhadap cahaya.
  • Kerontokan rambut.
  • Peningkatan tekanan darah hingga di atas batas normal (hipertensi).
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal atau hati.
  • Pasien yang memiliki risiko gagal jantung kongestif.
  • Pasien penderita gagal ginjal.
  • Pasien dengan faktor risiko terkena penyakit iskemik, gangguan edema, gagal ginjal, dan PPOK.
  • Pasien yang mengonsumsi obat untuk mengurangi keasaman lambung.
  • Pasien lanjut usia.
    • Astemizol, bepridil, cisapride, disopiramid, dofetilid, drondaron, felodipin, halofantrin, lerkanidipin, levasetilmetadol, mizolastin, nisoldipin, pimozid, kuinidin, sertindol, dan terfenadin.
      Dapat menyebabkan terjadinya peningkatan interval QT dan takiartirmia ventrikular.
    • Karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, isoniazid, rifabutin, rifampisin, nevirapin, efavirenz.
      Dapat menurunkan kadar obat di atas dalam plasma.
    • Obat golongan antimuskarinik, antasida, pompa proton inhibitor, dan antagonis reseptor histamin H2.
      Konsentrasi obat di atas dapat menurun jika dikonsumsi bersama itrakonazol.
    • Indinavir, ritonavir, telaprevir, eritromisin, klaritromisin, dan siprofloksasin.
      Konsentrasi obat akan meningkat jika dikonsumi bersama itrakonazol.
    • Meloksikam.
      Konsentrasi obat dapat menurun jika dikonsumsi bersama itrakonazol.
    • Digoksin, alfentanil, oksikodon, repaglinid, bilastin, alprazolam, midazolam, buspiron, saquinavir, praziquantel, bosentan, aprepiran, reboksetin, fesoterodin, solifenason, tamsulosin, taldafil, sildenafil, cinacalcet, tolvaptan, antineoplastik seperti busulfan, dosetaksel, trimetreksat, vinsa alkaloid, imunosupresan seperti siklosporin dan takrolimus, kortikosteroid seperti budesonid, deksametason, flutikason, obat penghambat pembekuan darah seperti epiksaban, silostazol, dan kumarin.
      Konsentrasi obat dalam plasma akan menurun jika dikonsumsi dengan itrakonazol.
    • Fentanil.
      Dapat menyebabkan risiko terjadinya depresi napas.
MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/itraconazole/?type=brief&mtype=generic Diakses pada 21 Juli 2020 WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-128-2179/itraconazole-oral/itraconazole-oral/details#:~:text=If%20you%20miss%20a%20dose,the%20dose%20to%20catch%20up. Diakses pada 21 Juli 2020 Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a692049.html Diakses pada 21 Juli 2020 Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB01167 Diakses pada 21 Juli 2020 Mayoclinic.https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/itraconazole-oral-route/side-effects/drg-20071421?p=1 Diakses pada 21 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Kenali Gejala Keputihan dan Penyebabnya agar Lebih Waspada

Infeksi jamur vagina menyebabkan keputihan yang sangat gatal dan dialami oleh tiga dari empat wanita. Keputihan dapat menimbulkan iritasi dan mengganggu keseharian kaum hawa. Gejala keputihan antara lain kulit merah, rasa panas dan terbakar di vagina, dan cairan putih yang kental.
14 May 2019|dr. M. Helmi A.
Baca selengkapnya
Kenali Gejala Keputihan dan Penyebabnya agar Lebih Waspada

Jamur Mulut dan Sariawan, Bagaimana Membedakannya?

Jamur mulut dan sariawan merupakan masalah yang terjadi pada mulut seseorang. Jamur mulut adalah infeksi di membran mulut yang mengakibatkan rasa terbakar dan kemerahan.
18 Sep 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Jamur Mulut dan Sariawan, Bagaimana Membedakannya?

Kenali Berbagai Cara Menghilangkan Kurap Secara Alami

Menghilangkan kurap secara alami tidaklah sulit untuk Anda lakukan di rumah. Mulai dari minyak kelapa, tea tree oil, hingga lidah buaya bisa Anda digunakan untuk mengatasi kurap.
14 May 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Kenali Berbagai Cara Menghilangkan Kurap Secara Alami