Itrasal OBH Sirup 100 ml

27 Okt 2020| Ajeng Prahasta
Itrasal OBH sirup adalah obat untuk mengatasi batuk berdahak.

Deskripsi obat

Itrasal OBH sirup adalah obat untuk mengatasi batuk berdahak. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Itrasal OBH sirup mengandung zat aktif succus liquiritiae, amonium klorida, dan solutio ammonia sprituosa anisata (SASA).

Itrasal OBH Sirup 100 ml
Golongan ObatObat bebas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter.
Kandungan utamaSuccus luquiritiae, amonium klorida, dan solutio ammonia sprituosa anisata (SASA).
Kelas terapiEkspektoran.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 100 ml
ProdusenItrasal

Informasi zat aktif

Itrasal OBH sirup mengandung salah satu zat aktif amonium klorida.
Amonium klorida meningkatkan keasaman dengan meningkatkan jumlah konsentrasi ion hidrogen. Amonium klorida dapat digunakan sebagai ekspektoran karena tindakan iritasi pada mukosa bronkial, yang menyebabkan produksi cairan saluran pernafasan berlebih, yang diduga lebih mudah untuk batuk.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, amonium klorida diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap sempurna dalam waktu 3–6 jam.
  • Metabolisme: Ion amonium diubah menjadi urea di hati; ion klorida menggantikan bikarbonat.
  • Ekskresi: Urine.

Indikasi (manfaat) obat

Obat ini bekerja sebagai ekspektoran atau obat batuk berdahak yang mampu memudahkan pengeluaran dahak dari saluran pernapasan serta mengurangi rangsangan pada kerongkongan.

Komposisi obat

Tiap 5 ml:

  • Succus liquiritiae 160 mg.
  • Amonium klorida 100 mg.
  • Solutio ammonia sprituosa anisata 100 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 15 ml sebanyak 3-4 kali/hari.

Anak-anak:

  • 6 tahun ke bawah: sesuai petunjuk dokter.
  • 6-12 tahun: 5 ml sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Kocok dahulu sebelu dikonsumsi, dikonsumsi sesudah makan. Gunakan maksimal selama 3 bulan setelah kemasan dibuka.

Efek samping obat

  • Jika dikonsumsi dalam dosis berlebih dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar asam dalam tubuh (acidosis).
  • Mual atau muntah.
    Cobalah konsumsi obat ini setelah makan. Konsumsilah makanan ringan dan jangan mengonsumsi makanan berat atau pedas. Apabila keluhan ini tetap berlanjut, konsultasikan ke dokter.

Perhatian Khusus

  • Konsultasikan ke dokter bila gejala batuk belum sembuh selama 3 hari.
  • Amonium klorida dapat menyebabkan iritasi pada lambung sehingga dapat menyebabkan mual dan muntah, sebaiknya obat ini dikonsumsi sesudah makan.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi gejala reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, jantung berdebar, pucat, dan nyeri sendi (arthralgia).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki reaksi alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara itrasal OBH) sirup dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakan obat ini bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Hubungi dokter jika gejala batuk yang Anda alami belum sembuh setelah 3 hari penggunaan obat ini.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi gejala reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, jantung berdebar, pucat, dan nyeri sendi (arthralgia).

Sesuai kemasan per Oktober 2020

Drugbank. https://go.drugbank.com/drugs/DB06767
Diakses pada 7 Oktober 2020

https://www.ema.europa.eu/en/documents/herbal-report/draft-assessment-report-glycyrrhiza-glabra-l/glycyrrhiza-inflata-bat/glycyrrhiza-uralensis-fisch-radix_en.pdf
Diakses pada 7 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email