Duvadilan, Proterine, Hystolan, Tonotan

Isoxsuprine adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala dari fenomena Raynaud, insufisiensi pembuluh darah otak, dan kondisi medis lain yang menyangkut ketidaklancaran aliran pada pembuluh darah.

Obat isoxsuprine merupakan obat vasodilator yang melemaskan dan melebarkan pembuluh darah, sehingga darah lebih mudah mengalir.

Isoxsuprine (-)
Golongan

Vasodilator periferal dan aktivator serebral

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Keamanan penggunaan isoxsuprine selama menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Penanganan penyakit pembuluh darah perifer dan serebrovaskular

Dewasa: Dikonsumsi dengan dosis sebesar 10-20 mg sebanyak 3-4 kali sehari.

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan isoxsuprine sebelum penggunaan. Konsumsi isoxsuprine secara teratur sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh dokter. Setiap dosis obat isoxsuprine harus dikonsumsi dengan segelas air.

Obat isoxsuprine dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, serta dapat dikonsumsi bersama makanan, antasida, atau susu untuk meminimalisir ketidaknyamanan di pencernaan. Simpan obat isoxsuprine pada tempat yang kering dan bersuhu ruangan, serta jauh dari panas.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Hentikan penggunaan obat isoxsuprine bila terjadi reaksi alergi, seperti ruam-ruam, pembengkakan di wajah, bibir, atau lidah, sesak napas, dan tertutupnya tenggorokan.

 Isoxsuprine dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Pusing atau lemas
  • Sakit di dada atau detak jantung yang tidak beraturan
  • Mual atau muntah

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

Kontraindikasi

Jangan menggunakan isoxsuprine jika mempunyai kondisi medis di bawah ini:

  • Baru saja melahirkan
  • Baru saja mengalami perdarahan arteri
  • Gangguan perdarahan

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi isoxsuprine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang meliputi:

  • Meningkatkan efek samping dari obat isoxsuprine

Informasi yg diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Drugs.com. https://www.drugs.com/mtm/isoxsuprine.html
Diakses pada 23 Agustus 2019

MIMS Indonesia. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/isoxsuprine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 23 Agustus 2019

Artikel Terkait