Isotretinoin (Alias: Isotretinoin)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 28 Nov 2018
Isotretinoin digunakan untuk mengobati jerawat yang sulit ditangani.
Isotretinoin biasa digunakan untuk mengatasi jerawat kronis.

Merk dagang yang beredar:

Absorica, Accutane, Amnestee, Claravis, Myorisan, Sotret, Zenatane.

Isotretinoin digunakan untuk mengobati jerawat berat yang tidak merespons pengobatan lain. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi sebum atau minyak wajah. Kadar sebum atau minyak wajah yang tinggi dapat mengakibatkan jerawat yang berat. Jika dibiarkan, jerawat ini dapat menyebabkan jaringan parut permanen. Isotretinoin termasuk obat dalam golongan retinoid.

Isotretinoin (Isotretinoin)
Golongan

Retinoid

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Kapsul dan gel

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori X: Penelitian pada hewan percobaan atau manusia telah menunjukkan abnormalitas pada janin, atau ada bukti risiko kepada janin berdasarkan pengalaman pengguna, atau keduanya. Risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi kemungkinan adanya manfaat. Obat ini tidak boleh digunakan pada wanita yang hamil atau akan hamil.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis mungkin bersifat individual. Selama pengobatan, dokter akan memantau respons terhadap pengobatan, dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Jerawat

  • Dewasa: Sebagai gel dengan kandungan isotretinoin 0,05%, oleskan 1-2 kali sehari di kulit yang berjerawat. Sebagai kapsul, 0,5 mg/kg per hari. Dosis bisa ditingkatkan menjadi 1 mg/kg per hari jika diperlukan. Umumnya, pengobatan membutuhkan waktu 16-24 minggu. Perawatan dapat diulang setidaknya 8 minggu, jika jerawat kambuh.
  • Remaja di atas 12 tahun: Sebagai gel, dosis sama dengan dosis dewasa. Pakai sedikit saja, atau dua kali sehari, selama 6-8 minggu.

Aturan pakai Isotretinoin dengan benar

Ikuti saran dan resep dokter.

  • Jangan menghancurkan atau mengunyah obat.
  • Diminum dua kali sehari selama 15-20 minggu (untuk kapsul).
  • Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan (untuk kapsul).
  • Minum obat ini dengan segelas air, dan jangan berbaring setidaknya 10 menit setelah minum obat (untuk kapsul).

Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Gunakan obat sesuai petunjuk dokter.

Efek Samping

Efek samping dapat terjadi selama pemakaian isotretinoin, yaitu berupa mual, muntah, dan sakit kepala. Beritahukan dokter mengenai setiap efek samping yang terjadi pada Anda.

Segera cari pertolongan medis jika mengalami efek samping berikut ini yang meski jarang, tapi sifatnya serius.

  • Perubahan mental/mood
  • Tanda-tanda infeksi
  • Nyeri otot
  • Sakit perut yang parah
  • Muntah yang parah

Peringatan

Beritahukan dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Berpotensi hamil
  • Predisposisi genetik untuk osteoporosis
  • Tidak bisa menjalani perawatan jerawat prapubertas
  • Gangguan ginjal berat

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hypervitaminosis A
  • hiperlipidemia
  • Kerusakan hati
  • Dalam masa kehamilan dan menyusui

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan obat.

Interaksi

Interaksi mungkin terjadi jika Anda menggunakan beberapa obat bersamaan.  Pemakaian isotretinoin dengan antijerawat keratolitik atau eksfoliatif, bisa meningkatkan risiko iritasi lokal.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
  • Jerawat
Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/isotretinoin-oral-route/side-effects/drg-20068178
Diakses pada 22 November 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/isotretinoin
Diakses pada 22 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6662/isotretinoin-oral/details
Diakses pada 22 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top