Irbesartan

31 Jan 2019| Olivia

Tekanan darah tinggi bisa menimbulkan risiko serangan jantung bila tidak segera ditangani dokter.

Aprovel

Irbesartan merupakan obat golongan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) yang digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi). Penggunaan obat hipertensi secara teratur dimaksudkan untuk mencegah risiko terjadinya stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal yang merupakan akibat hipertensi kronis (hipertensi yang terus menerus tanpa pengobatan yang baik).

Irbesartan (Irbesartan)
Golongan

Angiotensin II receptor blocker (ARB)

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan lansia

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori D: Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Hipertensi

  • Dewasa: Pemberian oral 150 mg sekali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 300 mg sekali sehari jika dibutuhkan. Pasien dengan pengurangan volume intravaskular: Awalnya, 75 mg satu kali sehari.
  • Lansia: lebih dari 75 tahun, dosis awal 75 mg satu kali sehari.

Nefropati Diabetik pada Diabetes Mellitus Tipe 2

  • Dewasa: Dimulai dengan dosis oral 150 mg satu kali sehari, dapat ditingkatkan menjadi 300 mg satu kali sehari jika dibutuhkan.

Ikutin saran dan resep dokter terlebih dahulu.

  • Gunakan obat ini secara teratur untuk manfaat yang maksimal.
  • Konsumsi sehari sekali dengan dosis yang tepat dengan atau tanpa makanan.

Jangan menunggu hipertensi semakin memburuk.

Efek samping umum ditemukan pada setiap pemakaian obat. Efek samping yang sering terjadi akibat menggunakan obat ini adalah:

Efek samping yang jarang namun serius, antara lain:

  • Pernapasan tidak teratur
  • Pembengkakan wajah, jari, dan kaki

Hubungi dokter jika efek samping tidak menghilang atau menjadi lebih buruk.

Lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Gangguan ginjal
  • Gangguan jantung
  • Laktasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Penggunaan bersamaan dengan aliskiren
  • Kehamilan

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Memakai beberapa obat secara bersamaan dapat terjadi interaksi obat. Informasikan kepada dokter semua obat yang sedang Anda konsumsi. Bila diperlukan, dokter akan mengganti atau mengubah dosis obat tersebut. Beberapa obat yang berpotensi berinteraksi dengan irbesartan adalah:

  • Obat hipertensi lainnya (berpotensi menimbulkan efek hipotensi)
  • NSAID (meningkatkan risiko nefrotoksisitas)
  • Diuretic hemat kalium (amiloride, triamterene, dan sprironolactone)
  • Aliskiren (dapat meningkatkan nefrotoksisitas, hyperkalemia, dan hipotensi pada pasien dengan diabetes dan gangguan ginjal)

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/irbesartan-oral-route/side-effects/drg-20064404
Diakses pada 14 November 2018.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/irbesartan/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 14 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4720/irbesartan-oral/details
diakses pada 14 November 2018.

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Gaya Hidup dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Pencegahan Stroke

Pencegahan stroke dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan pola makan. Dengan menerapkan dua langkah tersebut, faktor risiko penyakit stroke dapat dikurangi secara drastis.
11 Dec 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Gaya Hidup dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Pencegahan Stroke

Makan Acar Timun Menyebabkan Hipertensi, Mitos atau Fakta?

Konsumsi acar timun memang harus dibatasi. Pasalnya, acar sangat kaya akan sodium (garam) yang dapat menuntun Anda pada hipertensi.
09 Dec 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Makan Acar Timun Menyebabkan Hipertensi, Mitos atau Fakta?

Fungsi Enzim Renin, Sekresi Ginjal yang Bisa Picu Hipertensi

Fungsi enzim renin adalah mengontrol kadar sodium serta menstabilkan tekanan darah. Namun, enzim ini juga bisa memicu munculnya tekanan darah tinggi.
26 Feb 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Fungsi Enzim Renin, Sekresi Ginjal yang Bisa Picu Hipertensi