Inzana Tablet Kunyah 80 mg

Deskripsi obat

Inzana tablet kunyah digunakan untuk meringankan demam (antipretik) dan nyeri (analgetik) pada anak. Obat ini merupakan obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Inzana mengandung zat aktif asam asetilsalisilat.

Inzana Tablet Kunyah 80 mg
Golongan ObatObat bebas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 25 strip @ 4 tablet
ProdusenKonimex

Indikasi (manfaat) obat

Komposisi obat

Asam asetilsalisilat 80 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak-anak:

  • 1-2 tahun: 1 tablet sebanyak 3-4 kali/hari.
  • 3-5 tahun: 1 ½ tablet sebanyak 3-4 kali/hari.
  • 6-12 tahun: 2 ½ tablet sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek samping obat

  • Pada pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan:
    • Iritasi lambung.
    • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
    • Pendarahan pada lambung.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Reaksi alergi seperti:
  • Penurunan jumlah trombosit (trombositopenia).

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Mengalami dehidrasi.
  • Pasien yang mengonsumsi obat antikoagulan.
  • Hentikan pemakaian jika terjadi gangguan pendengaran dan pusing.
  • Pasien yang mengalami cacar, infeksi influenza A atau B dengan sindrom Reye's.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Konsultasikan ke dokter jika terjadi gangguan lambung menetap.
  • Bila setelah 2 hari demam tidak turun atau nyeri tidak menghilang konsultasikan ke dokter.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang sedang terapi mengonsumsi antikoagulan.
  • Pasien penderita gangguan pembekuan darah (hemofilia).
  • Pasien yang memiliki kadar trombosit rendah (trombositopenia).
  • Pasien yang mengalami cacar air dan gejala flu.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap salisilat.
  • Pasien penderita asma.
  • Pasien penderita maag (tukak lambung).
  • Pasien dengan riwayat pendarahan di bawah kulit.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kortikosteorid.
  • Obat antiinflamasi non steroid (AINS).
  • Spironolakton.
  • Furosemid.
  • Urikosurik.
  • Antipodagrik.
  • Antikoagulan oral.
  • Klorporamid.

Sesuai kemasan per Mei 2020

Konimex. https://www.konimex.com/product/pharmaceutical/over-the-counter/analgesik-antipiretik/inzana-1
Diakses pada 26 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Pegal Linu Tak Sembuh-Sembuh Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Pegal linu adalah nyeri otot yang disebabkan karena terlalu banyak beraktivitas fisik, kurang kalsium atau vitamin D, stres, hingga adanya penyakit di dalam tubuh.
30 Aug 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Pegal Linu Tak Sembuh-Sembuh Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Tekanan Intrakranial di Kepala Meningkat, Apa Penyebab dan Akibatnya?

Tekanan intrakranial di kepala bisa meningkat dan menimbulkan komplikasi yang amat serius. Jika seseorang mengalami gejala peningkatan tekanan intrakranial, ia harus dibawa ke UGD.
10 Apr 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Tekanan Intrakranial di Kepala Meningkat, Apa Penyebab dan Akibatnya?

Penyebab Mimisan Disertai Sakit Kepala, Apa Saja?

Penyebab mimisan disertai sakit kepala sangatlah beragam, mulai dari penyakit umum seperti migrain hingga yang lebih serius seperti leukemia. Memahami penyebabnya bisa membantu Anda mendapatkan perawatan terbaik dari dokter.
13 Aug 2020|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Penyebab Mimisan Disertai Sakit Kepala, Apa Saja?