Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Insulin (Alias: Insulin)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Irene Gabriela, M.Gizi
Insulin adalah pbat untuk memenuhi pasokan glukosa yang berfungsi sebagai energi bai penderita diabetes
Insulin dapat membantu memenuhi kebutuhan pasokan insulin.

Merk dagang yang beredar:

Actrapid HM

Insulin merupakan hormon yang penting dalam pengaturan kadar glukosa darah. Insulin berfungsi membantu masuknya glukosa darah ke dalam sel yang akan digunakan sebagai energi. Insulin juga berperan membantu mengubah glukosa menjadi glikogen sehingga dapat disimpan oleh tubuh.

Insulin (Insulin)
Golongan

Preparat insulin

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Intramuskular
Ketoasidosis
Diabetik

  • Dewasa: Dosis awal 20 unit, diikuti oleh 6 unit/jam sampai glukosa darah turun menjadi 10 mmol/l, ketika dosis diberikan tiap 2 jam.

 

Intravena
Ketoasidosis Diabetik
 

  • Dewasa: Sebagai insulin terlarut, diberikan dalam konsentrasi 1 unit/ml menggunakan pompa infus: Mulai dengan 6 unit/jam, gandakan dosis dua kali atau empat kali lipat jika kadar glukosa darah tidak berkurang sekitarnya 5 mmol/l/jam. Jika kadar glukosa darah berkurang menjadi 10 mmol /turunkan menjadi 3 unit/jam dan lanjutkan dengan glukosa 5% untuk mencegah hipoglikemia, sampai pasien bisa makan. Infus insulin tidak boleh dihentikan sebelum insulin SC dimulai. Pastikan penggantian cairan yang cukup dan termasuk kalium klorida dalam infus untuk mencegah hipokalemia.
  • Anak: Sebagai insulin terlarut, diberikan 1 unit/ml menggunakan pompa infus: Mulai dengan 0,1 unit/kg/jam, naikkan dua atau empat kali lipat jika kadar glukosa darah tidak menurun sekitar 5 mmol/l/jam. Jika glukosa darah menurun menjadi 10 mmol/l, kurangi infus menjadi 0,05 unit/kg/jam dan teruskan dengan glukosa 5% untuk mencegah hipoglikemia, sampai pasien dapat mengonsumsi makanan. Jangan memberhentikan infus insulin sebelum insulin SC dilakukan. Pastikan penggantian cairan yang tepat dan termasuk kalium klorida dalam infus untuk mencegah hipokalememia yang diinduksi insulin.

Subkutan
Diabetes Mellitus

  • Dewasa: Pemberian subkutan sesuai dengan rekomendasi, penyuntikkan dapat dilakukan di paha, lengan atas, pantat, atau perut.

Aturan pakai Insulin dengan benar

Ikutin saran dan resep dokter terlebih dahulu.

  • Dalam pengobatan ada dasar dosis yang harus dipenuhi seperti usia, berat badan, dan kondisi medis
  • Informasikan dokter Anda mengenai pola makan, olahraga, dan riwayat obat-obatan Anda

Efek Samping

Efek samping dapat ditemukan pada setiap pemakaian obat. Efek samping yang sering terjadi akibat menggunakan obat ini adalah:

  • Kejang
  • Ketidaksadaran
  • Gula darah rendah

Efek samping yang jarang namun serius, di antaranya:

  • Kulit tertekan di daerah suntikan
  • Pembengkakan wajah, jari, kaki, dan pergelangan kaki
  • Penebalan kulit di daerah suntikan

Hubungi dokter jika efek samping tidak menghilang atau menjadi lebih buruk.

Peringatan

  • Lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  • Ibu hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Selama menggunakan obat ini, pemeriksaan gula darah secara rutin disarankan untuk memantau kadar glukosa darah dan HbA1C.

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti hipoglikemia. Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Memakai beberapa obat secara bersamaan dapat menimbulkan interaksi obat. Informasikan dokter semua obat yang sedang Anda konsumsi. Jika diperlukan, dokter akan mengganti atau mengubah dosis obat tersebut. Beberapa obat yang berpotensi berinteraksi dengan insulin adalah:

  • β-blocker. Kortikosteroid diuretik
  • Glukagon
  • Isoniazid
  • Estrogen, progestin
  • Olanzapine, clozapine
  • OAD (oral antidiabetik): potensi hipoglikemia
  • ACE inhibitor
  • Fibrat
  • Salisilat
  • Antibiotik sulfonamide
  • Pioglitazone, rosiglitazone: potensi peningkatan berat badan dan edema perifer

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/insulin-parenteral-route/side-effects/drg-20069501
Diakses pada 14 November 2018.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/insulin/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 14 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/about-insulin
Diakses pada 14 November 2018.

Artikel Terkait:
Back to Top