Insic suspensi 60 ml adalah obat untuk menurunkan demam pada anak-anak dan meringankan nyeri ringan sampai sedang.
Insic suspensi 60 ml adalah obat untuk menurunkan demam pada anak-anak dan meringankan nyeri ringan sampai sedang.
Insic suspensi 60 ml adalah obat untuk menurunkan demam pada anak-anak dan meringankan nyeri ringan sampai sedang.
Insic suspensi 60 ml adalah obat untuk menurunkan demam pada anak-anak dan meringankan nyeri ringan sampai sedang.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 21.650/botol (60 ml) per Desember 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Holi Pharma

Insic adalah obat yang berguna untuk menurunkan demam pada anak-anak dan meringankan nyeri ringan sampai sedang. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif ibuprofen.

Menurunkan demam pada anak-anak dan meringankan nyeri ringan sampai sedang antara lain nyeri pada penyakit gigi atau pencabutan gigi, nyeri kepala, nyeri setelah operasi, nyeri pada penyakit reumatik tulang sendi, nyeri karena terkilir.

Ibuprofen 100 mg

  • Dewasa:
    • Meringankan nyeri ringan dan sedang: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
    • Menurunkan demam pada anak-anak:
      • 1-2 tahun (50 mg): ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
      • 3-7 tahun (100 mg): 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
      • 8-12 tahun (200 mg): 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

Dikonsumsi sesudah makan.

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Konstipasi.
  • Nyeri lambung 
  • Pengetatan otot-otot yang melapisi saluran udara (bronkus) di paru-paru (bronkospasme).
  • Kondisi saat jumlah keping darah (trombosit) rendah (trombositopenia).
  • Penurunan jumlah total limfosit (limfopenia).
  • Ruam kulit.
  • Rasa gatal yang bisa meliputi seluruh atau sebagian tubuh seseorang (pruritus)
  • Kondisi kelainan kulit berupa reaksi vaskular terhadap bermacam-macam sebab (urtikaria)
  • Penyakit peradangan pembuluh darah pada kulit, sendi, usus, dan ginjal (purpura)
  • Pembengkakan yang seringkali terjadi akibat reaksi alergi (angiodema)
  • Penurunan ketajaman penglihatan serta kesulitan membedakan warna
  • Penderita dengan tukak lambung (ulkus peptikum) yang berat dan aktif.
  • Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap ibuprofen dan obat anti inflamasi non steroid yang lain.
  • Penderita dimana bila menggunakan asetosal atau obat anti inflamasi non steroid lainnya akan timbul gejala asma, rhinitis dan urtikaria.
  • Kehamilan trimester ketiga.
  • Anak-anak 1 tahun ke bawah.
  • Pasien dengan riwayat penyakit saluran cerna bagian atas (ulkus peptik).
  • Pasien gangguan fungsi ginjal karena eliminasi utama melalui ginjal.
  • Pasien gagal jantung, hipertensi dan penyakit-penyakit lain yang mengakibatkan retensi cairan tubuh.
  • Pasien gangguan pembekuan darah.
  • Pasien asma karena dapat menyebabkan bronkospasme (penyempitan bronkus).
  • Pasien lupus erimatosus sistemik.
  • Wanita hamil trimester pertama dan kedua serta wanita menyusui.
  • Obat antiinflamasi non steroid.
  • Antikoagulan.
  • Lithium.
  • Gentamisin.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Artikel Terkait