Inpepsa digunakan untuk pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada luka di usus (ulkus duodenum)
Inpepsa digunakan untuk pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada luka di usus (ulkus duodenum)
Inpepsa digunakan untuk pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada luka di usus (ulkus duodenum)
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 76.300/botol per Maret 2019
Kemasan 1 botol @ 100 ml
Produsen Pratapa Nirmala

Inpepsa digunakan untuk pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada luka di usus (ulkus duodenum) yang menyebabkan nyeri perut. Inpepsa mengandung sukralfat yang merupakan anti ulkus untuk membentuk lapisan pelindung menutupi ulkus serta melindungi dari asam lambung, pepsin dan garam empedu. Obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus disertai dengan resep dokter.

Pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada ulkus duodenum.

Tiap 5 ml: Sukralfat 500 mg

Dewasa: 4x2 sendok teh (10 ml)/hari.

Dikonsumsi 1 jam sebelum makan dan tidur, saat lambung kosong.

Konstipasi, mulut kering, diare, mual, muntah, tidak nyaman di perut, flatulent, pruritus, rash, mengantuk, pening, nyeri pada bagian belakang dan sakit kepala.

Pasien gagal ginjal kronis dan pasien dialisis, menyusui, jika ingin diberikan pada ibu hamil saat benar-benar diperlukan dan hati-hati saat memberikan kepada ibu menyusui. Jika diperlukan, antasida dapat diberikan dalam jangka waktu 1/2 jam sebelum atau sesudah pemberian Inpepsa.

Simetidin, ciprofloxacin, digoxin, ketokonazol, norfloxacin, fenitoin, ranitidin, tetracyclin dan teofilin.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/inpepsa/?type=brief
Diaskes pada 19 Maret 2019