Incidal-OD Sirup 60 ml

13 Jan 2021
Incidal-OD sirup adalah obat untuk mengurangi gejala alergi seperti mata berair, gatal, dan bersin.

Deskripsi obat

Incidal-OD sirup adalah obat untuk mengurangi gejala alergi seperti mata berair, gatal, dan bersin. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Incidal-OD sirup mengandung zat aktif setirizin hidroklorida.

Incidal-OD Sirup 60 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaSetirizin hidroklorida.
Kelas terapiAntihistamin.
Klasifikasi obatAntihistamin generasi ke-2.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenIntegrated Healthcare Indonesia

Informasi zat aktif

Setirizin, turunan piperazin dan metabolit hidroksizin adalah antihistamin yang secara kompetitif dan selektif menghambat reseptor H1 di saluran pencernaan, pembuluh darah, dan saluran pernapasan. Setirizin bekerja dengan menghambat efek histamin. Setirizin membantu meredakan gejala alergi ringan hingga sedang.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, setirizin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran gastrointestinal. Penurunan tingkat penyerapan dengan makanan. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma selama kra-kira 1 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi sebanyak 0,56 L/kg. Pengikatan protein plasma sekitar 93%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine (50% sebagai obat tidak berubah), sebagai feses (10%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 10 jam.

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati gejala alergi seperti pilek, gatal, bersin, dan mata berair seperti pada kondisi:

  • Kondisi alergi lain dimana tidak diketahui penyebabnya secara signifikan (urtikaria idiopatik kronis).
  • Peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan karena reaksi alergi tubuh terhadap zat dari luar tubuh (rinitis perennial).
  • Alergi yang terjadi karena adanya perubahan musim (rinitis alergi musiman).

Setirizin dapat membantu meredakan gejala alergi, tetapi tidak mencegahnya. Setirizin adalah antihistamin. Obat ini bekerja dengan memblokir efek histamin. Ketika bersentuhan dengan zat yang menyebabkan alergi (alergen), tubuh akan menghasilkan bahan kimia yang disebut histamin. Histamin menyebabkan sebagian besar gejala yang berhubungan dengan reaksi alergi, dengan menghambatnya efek histamin maka gejala alergi akan mereda.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: setirizin hidroklorida 5 mg,

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa atau anak-anak 12 tahun ke atas dan anak 6-12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 1 kali/hari.

Anak-anak:

  • 6 bulan-1 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 1 kali/hari. Penggunaan tidak lebih dari 1 minggu.
  • 1-2 tahun: ½ sendok takar 5 ml (2,5 ml) sebanyak 1 kali/hari.
  • 2-6 tahun: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Kelelahan dan mengantuk.
    Coba antihistamin yang tidak mengantuk lainnya. Jika ini tidak membantu, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi setirizin. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Mulut kering.
    Kunyahlah permen karet bebas gula atau isap permen bebas gula.
  • Mual.
    Cobalah untuk minum tablet Anda bersama makanan. Tetaplah konsumsi makanan sederhana dan menghindari makanan kaya rasa atau pedas.
  • Pusing.
    Jika setirizin membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan sangat perlahan atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa pusing atau sedikit gemetar.
  • Sakit perut.
    Cobalah istirahat dan rileks. Makan dan minum secara perlahan dan makan lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Menempatkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu. Jika Anda merasas sangat kesakitan, bicarakan dengan apoteker atau dokter Anda.
  • Diare.
    Banyak minum air atau cairan lain jika Anda mengalami diare. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit tenggorokan.
    Jika Anda berusia 16 tahun ke atas, Anda dapat mencoba berkumur dengan larutan aspirin (1 tablet aspirin terlarut yang dilarutkan dalam setengah gelas air) atau gunakan obat kumur pereda nyeri seperti Oraldene. Jika gejala Anda berlangsung lebih dari seminggu, mintalah nasihat apoteker atau dokter Anda. Anak di bawah usia 16 tahun tidak boleh diberikan aspirin.
  • Hidung tersumbat.
    Jika Anda berusia 16 tahun ke atas, Anda dapat mencoba mengonsumsi aspirin atau ibuprofen secara teratur selama beberapa hari. Anak-anak lebih mungkin mengalami gejala ini, tetapi harus diberikan ibuprofen saja dan bukan aspirin. Anak di bawah usia 16 tahun tidak boleh diberikan asprin. Jika gejala Anda atau anak Anda kembali saat Anda berhenti minum obat penghilang rasa sakit, konsultasikan dengan apoteker Anda.
  • Gatal atau ruam pada kulit.
    Jika Anda mengalami ruam setelah memulai obat ini, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin membutuhkan jenis antihistamin yang berbeda.
  • Tangan dan kaki kesemutan.
    Jika ini tidak hilang, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Merasa gelisah.
    Cobalah minum setirizin Anda sebelum tidur, jadi Anda akan tertidur saat kemungkinan besar hal ini terjadi. Jika gejalanya tidak kunjung hilang, bicarakan dengan dokter atau apoteker Anda. Anda mungkin membutuhkan jenis antihistamin yang berbeda.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan peningkatan risiko mengalami kesulitan mengeluarkan urine (retensi urine).
  • Pasien penderita epilepsi dan pasien yang berisiko kejang.
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati yang ringan hingga sedang.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap setirizin.
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penenang.
    Penggunaan setirizin bersama obat penenang dapat enyebabkan depresi sistem saraf pusat.
  • Hidroksizin dan levosetirizin.
    Setirizin sangat mirip dengan obat di atas, jangan gunakan obat di atas saat mengonsumsi setirizin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Jantung berdebar cepat atau detak jantung tidak stabil.
  • Kelemahan, gerakan yang tidak dapat terkendali (tremor), dan gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Perasaan gelisah yang parah dan hiperaktif.
  • Kebingungan.
  • Masalah dengan penglihatan, atau
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali.

Sesuai kemasan per September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cetirizine?mtype=generic
Diakses pada 29 September 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/cetirizine/
Diakses pada 29 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a698026.html
Diakses pada 29 September 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/drugs/cetirizine#side-effects
Diakses pada 29 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12065/cetirizine-oral/details
Diakses pada 29 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/cetirizine-hcl.html
Diakses pada 29 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email