Imocard Tablet 60 mg

16 Sep 2020| Dea Febriyani
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (60 mg)
Produsen
Novell Pharmaceuticals
Imocard tablet adalah obat untuk mengatasi nyeri dada (angina) pada pasien dengan penyakit jantung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Imocard tablet mengadung zat aktif isosorbid mononitrat.
  • Mengatasi nyeri dada (angina) pada pasien dengan penyakit jantung.

Isosorbid mononitrat termasuk ke dalam obat golongan nitrat yang bekerja memperbaiki ketidakseimbangan antara aliran darah dan oksigen ke jantung dengan melebarkan arteri dan vena di tubuh. Pelebaran vena mengurangi jumlah darah yang kembali ke jantung yang harus dipompa dan pelebaran arteri menurunkan tekanan di arteri yang harus dipompa jantung. Sehingga, dapat meringankan kerja jantung dalam memompa darah.

Isosorbid mononitrat 60 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 20 mg sebanyak 2-3 kali/hari, dosis beriksar 20-120 mg/hari.
  • Lansia: Mulai dengan dosis yang lebih rendah.
Dikonsumsi dalam perut kosong.
  • Sakit kepala.
    Jika Anda merasa sakit pada kepala, segera mintalah dokter atau apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Efek samping ini biasanya akan hilang setelah beberapa hari.
  • Pusing atau lelah.
    Jika Anda merasa pusing atau kelelahan, jangan mengemudi dan jangan menggunakan alat atau mesin.
  • Mual, muntah, sakit perut.
    Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang sederhana dan hindari makanan yang pedas. Jika terasa mual, cobalah mengonsumsi obat dengan atau setelah makan. Minum banyak air untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat muntah agar tidak terjadi dehidrasi. Jika efek samping tidak kunjung hilang, segera hubungi dokter.
  • Detak jantung cepat (takikardia).
  • Tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Kulit kemerahan.
  • Pingsan (sinkop).
  • Sakit kepala hingga berputar (vertigo).
  • Mulut kering, nyeri dada, nyeri punggung.
  • Penimbunan cairan dalam tubuh (edema).
  • Sembelit.
  • Diare.
  • Perut kembung.
  • Pasien dengan tekanan darah di bawah normal (hipotensi).
  • Pasien yang kekurangan sel darah merah (anemia).
  • Pasien dengan gagal jantung obstruksi.
  • Pasien dengan tekanan dalam rongga kepala (intrakranial) akibat trauma kepala atau pendarahan otak.
  • Pasien dengan gangguan hati atau ginjal berat.
  • Pasien yang kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme).
  • Pasien dengan kondisi gizi yang tidak seimbang (malnutrisi).
  • Pasien dengan suhu tubuh di bawah suhu normal (hipotermia).
  • Pasien dengan tekanan darah di bawah normal (hipotensi).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Sildenafil.
    Penggunaan bersama isosorbid mononitrat menyebabkan tekanan darah turun secara berlebihan yang dapat menyebabkan kolaps kardiovaskular yaitu kondisi kolaps kardiovaskular dan menyebabkan risiko efek samping lain seperti pusing, pusing, pingsan, sakit kepala, kulit kemerahan, jantung berdebar-debar, dan ereksi yang berkepanjangan dan menyakitkan yang tidak terkait dengan aktivitas seksual (priapisme) juga dapat meningkat.
  • Riosiguat.
    Penggunaan bersama isosorbid mononitrat dapat meningkatkan aktivitas menurunkan tekanan darah (hipotensi) dari riosiguat.
  • Avanafil, tadalafil, dan vardenafil, ergoloid mesilat,
    Penggunaan bersama isosorbid mononitrat meningkatkan aktivitas vasodilatasi.
  • Kaptopril.
    Penggunaan bersama isosorbid mononitrat meningkatkan atau memperburuk efek samping.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/isosorbide%20mononitrate?mtype=generic
Diakses pada 24 Agustus 2020

Patient. https://patient.info/medicine/isosorbide-mononitrate#nav-4
Diakses pada 24 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/isosorbide-mononitrate-with-sildenafil-1401-0-2061-0.html
Diakses pada 24 Agustus 2020

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB01020
Diakses pada 24 Agustus 2020

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/isosorbide_mononitrate/article.htm#what_is_isosorbide_mononitrate_and_how_does_it_work_mechanism_of_action
Diakses pada 24 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Kerokan Bukan Penyebab Angin Duduk, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Banyak mitos yang beredar seputar penyebab angin duduk, mulai dari kerokan hingga penggunaan kipas angin. Padahal, penyakit ini disebabkan oleh berkurangnya suplai darah ke jantung.
04 Nov 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Kerokan Bukan Penyebab Angin Duduk, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mencermati Gejala Kardiomiopati Hipertrofi atau Penebalan Otot Jantung

Kardiomiopati hipertrofi adalah penyakit otot jantung yang ditandai dengan penebalan yang tak normal. Kondisi ini bisa berbahaya karena dapat menghambat jantung memompa darah yang diperlukan tubuh. Banyak kasus kardiomiopati hipertrofik terjadi karena faktor genetik.
13 Sep 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Mencermati Gejala Kardiomiopati Hipertrofi atau Penebalan Otot Jantung

Ragam Efek Samping Cataflam Ini Harus Diperhatikan oleh Pasien

Efek samping cataflam yang umum terjadi cukup beragam, mulai dari sakit perut, mual, hingga sakit kepala. Efek samping cataflam juga ada yang bersifat serius sehingga pasien harus berhati-hati.
22 Oct 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Ragam Efek Samping Cataflam Ini Harus Diperhatikan oleh Pasien