Ikaphen kapsul

17 Mei 2019| Maria Yuniar
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 173.250/botol (100 kapsul) per April 2019
Kemasan
1 botol @ 100 kapsul
Produsen
Ikapharmindo Putramas

Ikaphen adalah obat yang dapat digunakan untuk mengontrol serangan epilepsi jenis tonik-klonik, dan psikomotor. Obat ini mengandung phenytoin natrium yang termasuk golongan antikonvulsan yang bekerja pada jaringan saraf otak untuk menghentikan kejang. Ikaphen termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter.

Mengontrol serangan epilepsi jenis tonik-klonik dan psikomotor (grand mal dan lobus temporal).

Phenytoin natrium 100 mg

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Epilepsi

  • Dewasa
    Dosis awal: 3-4 mg/kg per hari atau 150-300 mg per hari, jika diperlukan dapat ditingkatkan secara progresif menjadi 600 mg per hari dengan selang waktu 7-10 hari. Dosis pemeliharaan: 200-500 mg per hari.
  • Anak
    Dosis awal: 5 mg/kg sehari dalam 2-3 dosis terbagi. Maksimal: 300 mg per hari. Dosis pemeliharaan: 4-8 mg/kg sehari dalam dosis terbagi.

Dikonsumsi bersamaan dengan makanan.

Mual, muntah, pusing, insomnia, gangguan gerak tubuh (ataksia), pergerakan bola mata tidak menentu (nistagmus), sembelit (konstipasi), hepatitis, sindrom Steven-Johnson, sel darah putih menurun (leukopenia), jumlah keping darah menurun (trombositopenia).

Hipersensitif terhadap Fenitoin atau Hidantoin lainnya.

Kejang pada anak yang terjadi secara singkat (petit mal), penderita epilepsi, wanita hamil, gangguan hati, usia lanjut, penderita kelainan (diskrasia) darah, kadar gula dibawah normal (hipoglikemia), dan wanita menyusui.

Dikumarol, disulfiram dan isoniazid, kloramfenikol, halotan, phenyramidol, sulthiame, preparat-preparat tiroid, dan viloxazine.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/phenytoin?mtype=generic

Diakses pada 11 Oktober 2019

SehatQ. https://www.sehatq.com/obat/phenytoin

Diakses pada 11 Oktober 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Meluruskan Mitos Lidah Tertelan dan Hubungannya dengan Kejang Epilepsi

Istilah lidah tertelan sering dikaitkan dengan penyakit epilepsi atau ayan. Disebut bahwa keluhan kejang epilepsi dapat menyebabkan lidah seseorang tertelan. Benarkah pendapat ini?
19 Feb 2020|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Meluruskan Mitos Lidah Tertelan dan Hubungannya dengan Kejang Epilepsi

Sederet Makanan Penyebab Epilepsi yang Sebaiknya Dihindari

Makanan penyebab epilepsi perlu dihindari untuk meredakan kejang agar gejala epilepsi dapat mereda. Beberapa contoh makanan untuk pengidap epilepsi yang sebaiknya dibatasi atau dikurangi adalah makanan tinggi gula dan makanan mengandung MSGBaca selengkapnya
Sederet Makanan Penyebab Epilepsi yang Sebaiknya Dihindari

Kejang Belum Tentu Gejala Epilepsi, Kenali Jenis-jenis Kejang Ini

Semua orang yang mengidap epilepsi pasti memiliki gejala epilepsi berupa kejang. Namun, kejang belum tentu mengalami epilepsi. Untuk membedakan kejang dan epilepsi, ada beberapa jenis kejang pada epilepsi, salah satunya kejang parsial.Baca selengkapnya
Kejang Belum Tentu Gejala Epilepsi, Kenali Jenis-jenis Kejang Ini