Hyperil tablet 10 mg adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung kongestif, dan untuk meningkatkan kelangsungan hidup seseorang setelah serangan jantung.
Hyperil tablet 10 mg adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung kongestif, dan untuk meningkatkan kelangsungan hidup seseorang setelah serangan jantung.
Hyperil tablet 10 mg adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung kongestif, dan untuk meningkatkan kelangsungan hidup seseorang setelah serangan jantung.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 183.375/strip (10 tablet) per April 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 tablet (10 mg)
Produsen Dexa Medica

Hyperil Ramipril adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung kongestif, dan untuk meningkatkan kelangsungan hidup seseorang setelah serangan jantung. Obat ini mengandung ramipril yang merupakan penghambat angiotensin converting enzyme (ACE) generasi kedua. Hyperil Ramipril termasuk obat keras yang memerlukan resep dokter.

Digunakan untuk hipertensi, gagal jantung kongestif, menurunkan resiko terjadinya infark miokardia, stroke, cardiovascular death, nefropati glomeerulus nondiabetik, nefropati insipiens.

Ramipril 10 mg

Dewasa:

Hipertensi

  • Dosis awal: 2,5 mg/hari, dosis pertama sebaiknya diberikan sebelum tidur.
  • Dosis pemeliharaan: 2,5-5 mg/hari sebagai dosis tunggal, hingga 10 mg/hari sesuai kebutuhan.

Gagal jantung

Dosis awal: 1,25 mg/hari diberikan 1 kali/hari. Maksimal: 10 mg/hari. Dosis >2,5 mg dapat diberikan dalam dosis tunggal atau 2 dosis terbagi.

Pasca serangan jantung (post myocardial infarction)

  • Dosis awal: 2,5 mg/hari, dapat ditingkatkan sampai 5 mg/hari diberikan 2 kali/hari setelah 2 hari.
  • Dosis pemeliharaan: 2,5-5 mg diberikan 2 kali/hari.

Profilaksis pada risiko tinggi penyakit jantung (kardiovaskular)

  • Dosis awal: 2,5 mg/hari, dapat meningkat menjadi 5 mg/hari setelah 1 minggu jika ditoleransi.
  • Dosis pemeliharaan: 10 mg diberikan 1 kali/hari setelah 3 minggu.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Pandangan kabur, kebingungan, pusing, berkeringat, batuk, gejala hipotensi, pembengkakan akibat reaksi alergi (angioedema), kelelahan (fatigue), nyeri dada.

Hipersensitif terhadap obat ini, riwayat angioedema.

Riwayat pembengkakan akibat reaksi alergi (angioedema), herediter, idiopatik, atau karena angioedema sebelumnya dengan inhibitor ACE, penggunaan bersama dengan aliskiren pada pasien dengan diabetes atau gangguan ginjal, kehamilan dan laktasi.

Obat golongan antiinflamasi nonsteroid (AINS), diuretik, penghambat ACE.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cetirizine/

Diakses pada 12 April 2019

Drugs. https://www.drugs.com/ramipril.html

Diakses pada 11 Oktober 2019

Artikel Terkait