Hyoscine Butylbromide

Hyoscine butylbromide digunakan untuk mengobati nyeri perut, seperti kram perut dan usus

Hyoscine butylbromide digunakan untuk mengobati nyeri perut, seperti kram perut dan usus

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Buscopan, Buscopan Plus, Buscotica, Dormi, Dormi Compositum, Gitas, Gitas Plus, Hiopar, Hyomida, Hyomida Plus, Hyorex, Hyoscine-N-Butylbromide, Hyscopan, Kolicgon, Midaz, Parios, Procolic, Scobutrin, Scopamon, Scopamin Plus, Scopma, Scopma Plus, Sercopan, Spashi, Spashi Plus, Spaslic, Spasmacine, Spasmid, Spasmid Plus, Spasmeco / Spasmeco Plus, Spasmolit, Stomica, Stomica Plus, Truscine, Unthecol, Vellios

Deskripsi obat

Hyoscine butylbromide digunakan untuk mengobati nyeri perut, seperti kram perut, usus, dan saluran kemih. Obat ini merupakan obat golongan antispasmodik yang digunakan untuk meredakan kram perut akibat kontraksi berlebihan otot kandung kemih dan otot usus.

Hyoscine butylbromide juga dapat digunakan untuk meringankan gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau penyakit pencernaan yang memengaruhi kerja usus besar. Cara kerja obat ini adalah dengan melemaskan atau merelaksasi otot-otot polos pada saluran cerna dan saluran kemih, sehingga dapat mengurangi kontraksi yang terjadi tiba-tiba.

Hyoscine Butylbromide (Butylscopolamine)
GolonganKelas terapi : Antispasmodik Klasifikasi obat : Antagonis muskarinik
Kategori obatObat resep
Bentuk sediaan obatTablet, injeksi
Dikonsumsi olehDewasa dan anak-anak
Kategori kehamilan dan menyusuiKategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol, tetapi ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Dosis obatDosis setiap orang berbeda-beda. Pastikan selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Petunjuk umum konsumsi

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Magnesium sulfate terdapat dalam beberapa bentuk sediaan, meliputi:

  • Magnesium sulfat cairan suntik 
    • 40 mg/ml
    • 80 mg/ml
  • Magnesium sulfat cairan infus 
    • 1 g/100 ml
    • 2 g/100 ml

Dosis magnesium sulfate berbeda-beda untuk tiap indikasi. Dosisnya adalah sebagai berikut:

Mengatasi rendahnya kadar magnesium dalam darah (hipomagnesemia)

  • Dewasa:
    • Hipomagnesemia ringan: 1 g suntikan intramuskular magnesium sulfate setiap 6 jam sampai 4 kali pemberian
    • Hipomagnesemia berat: 5 g suntikan intravena magnesium sulfate dalam waktu 3 jam
    • Dosis pemeliharaan: 30-60 mg/kgBB/hari injeksi intravena magnesium sulfate
  • Anak-anak 
    • Injeksi intravena atau intramuskular: 25-50 mg/kgBB magnesium sulfate setiap 4 -6 jam sampai 3-4 kali pemberian
    • Oral (obat minum): 100-200 mg/kgBB magnesium sulfate setiap 6 jam 

Mengatasi preeklamsia berat dan eklamsia

  • Dosis awal: Infus intravena magnesium sulfate 4-5 g (dilarutkan dalam 250 ml cairan infus) bersama suntik intramuskular magnesium sulfate 5 g (dilarutkan dalam 10 ml cairan infus) pada tiap bokong. Dosis total: 10-14 g magnesium sulfate.
    Selain suntik intramuskular, pilihan lainnya adalah suntikan intravena magnesium sulfate 4 g (dilarutkan dalam cairan infus 10-20%) yang disuntikkan dalam waktu 3-4 menit.
  • Dosis pemeliharaan: Infus intravena magnesium sulfate 1-2 g/jam secara kontinu atau suntikan intramuskular 4-5 g magnesium sulfate pada bokong tiap 4 jam sekali. Dosis maksimal dosis pemeliharaan 30-40 g magnesium sulfat/hari 

Mengatasi salah satu gangguan irama jantung (torsades de pointes)

  • Pada pasien yang nadinya teraba (pada prosedur advanced cardiovascular life support/ACLS): Infus intravena 1-2 g magnesium sulfate (dilarutkan dalam 50-100 ml cairan D5W), diberikan secara lambat, yaitu dalam waktu 5-60 menit. Dilanjutkan dengan dosis pemeliharaan 0.5-1 g/jam.
  • Pada pasien yang henti jantung (pada prosedur advanced cardiovascular life support/ACLS): Infus intravena 1-2 g magnesium sulfate (dilarutkan dalam 10 ml cairan D5W). Diberikan secara lambat dalam waktu 5-20 menit. 

Mengatasi nefritis akut pada anak-anak
Suntikan intramuskular magnesium sulfate 100 mg/kg setiap 4-6 jam atau 20-40 mg/kg .

  • Nefritis akut berat: Suntikan intravena magnesium sulfate 100-200 mg/kg dalam cairan infus 1-3%. Dosis total diberikan dalam waktu 1 jam, setengahnya harus diberikan dalam 15-20 menit pertama.

Mengatasi Konstipasi 

  • Mulai dari 12 tahun: 2-4 sendok teh dilarutkan dalam 236 ml atau segelas air minum
  • 6-11 tahun: 1-2 sendok the dilarutkan dalam 236 ml atau segelas air minum 
  • Dosis maksimal: 2 kali minum/hari

Mengatasi kejang karena epilepsi, glomerulonefritis, atau hipotiroid

  • Dewasa: Suntikan intramuskular atau intravena magnesium sulfate 1 g. Untuk pemberian secara intravena, pemberian jangan melebihi 150 mg/menit.

Mengatasi edema otak

  • Dewasa: Magnesium sulfate 2,5 g dilarutkan dalam 25 ml cairan infus 10%, diberikan secara intravena. Pemberian jangan melebihi kecepatan infus 150 mg/menit.

Aturan pakai obat

  • Infus atau injeksi: Injeksi melalui pembuluh darah vena (IV) dilakukan dokter atau tenaga medis di bawah pengawasan dokter

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

Karena magnesium sulfat digunakan sesuai kebutuhan, Anda tidak mungkin melewatkan satu dosis.

Efek samping obat

Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, jika terjadi efek samping yang mengganggu atau memburuk, segeralah cari bantuan medis.

Efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan hyoscine butylbromide antara lain:

  • Konstipasi (sembelit)
    Konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minum banyak air. Cobalah berolahraga lebih teratur, misalnya dengan berjalan kaki atau berlari setiap hari. Jika cara ini tidak membantu, bicarakan dengan apoteker atau dokter Anda.
  • Penglihatan kabur
    Jangan mengemudi sampai Anda dapat melihat dengan jelas. Jangan mengonsumsi dosis berikutnya jika penglihatan Anda masih kabur. Bicaralah dengan dokter atau apoteker jika penglihatan Anda belum kembali normal sehari setelah mengonsumsi dosis terakhir.
  • Detak jantung cepat
    Jika Anda masih mengalami gejala setelah seminggu, bicarakan dengan dokter.
  • Mulut kering
  • Kulit kering
  • Berkeringat
  • Ruam kulit gatal
  • Detak jantung di atas 100 denyut per menit (takiaritmia)
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Peningkatan tekanan intraokular atau tekanan bola mata terhadap dinding bola mata
  • Mengantuk

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya. Hati-hati menggunakan hyoscine butylbromide pada kondisi:

  • Angina atau serangan jantung dan gagal jantung, termasuk jika sedang menjalani operasi jantung
  • Penyakit jantung akibat terganggunya pembuluh darah utama menuju jantung (arteri koroner)
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Suhu tubuh lebih tinggi (pireksia)
  • Peningkatan kadar hormon tiroid (tirotoksikosis)
  • Gangguan leher kandung kemih
  • Riwayat kejang
  • Pembesaran kelenjar prostat
  • Sulit buang air kecil (retensi urine)
  • Gangguan ginjal atau hati
  • Anak-anak
  • Kehamilan dan menyusui

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Penyimpanan

Simpan pada suhu antara 15-30°C, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap hyoscine butylbromide
  • Kelemahan otot (miastenia gravis)
  • Tekanan pada bola mata (glaukoma sudut sempit)
  • Detak jantung lebih dari 100 denyut per menit (takikardia)
  • Pembesaran pada usus besar atau kolon (megakolon)

Kategori kehamilan & menyusui

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan hyoscine butylbromide pada ibu hamil.

Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan hyoscine butylbromide dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Mata merah yang menyakitkan dengan kehilangan penglihatan yang bisa disebabkan peningkatan tekanan di mata
  • Merasa sulit buang air kecil

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat bersamaan. Jika ingin menggunakan obat bersamaa, harap konsultasi ke dokter Anda terlebih dahulu. Dokter mungkin akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan bersamaan.

Hyoscine butylbromide dapat menimbulkan interaksi bila digunakan bersama obat-obatan, seperti:

  • Codeine
  • Obat alergi, seperti antihistamin
  • Beberapa obat untuk depresi, seperti amitriptyline
  • Beberapa obat untuk masalah kesehatan mental seperti skizofrenia, serta gangguan bipolar seperti clozapine atau chlorpromazine
  • Amantadine untuk penyakit parkinson
  • Quinidine atau disopyramide untuk obat jantung
  • Beberapa obat asma yang dihirup, termasuk salbutamol, ipratropium, dan tiotropium
    Penggunaan obat-obat di atas bersama hyoscine butylbromide dapat menurunkan efektivitas obat tersebut.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

HealthLinkBC. https://www.healthlinkbc.ca/medications/fdb2004
Diakses pada 11 Februari 2021

Patient. https://patient.info/medicine/hyoscine-butylbromide-tablets-buscopan#nav-4
Diakses pada 11 Februari 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/buscopan-hyoscine-butylbromide/
Diakses pada 11 Februari 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/hyoscine?mtype=generic
Diakses pada 11 Februari 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email