Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Hydrochlorothiazide (Alias: Hidroklorotiazid)

Ditulis oleh Aby Rachman
Terakhir ditinjau oleh dr. Irene Gabriela, M.Gizi
Hydrochlorothiazide digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan pembengkakan karena penimbunan cairan
Hydrochlorothiazide biasa digunakan untuk mengatasi darah tinggi dan pembengkakan.

Merk dagang yang beredar:

Biscor Plus, Blopress Plus 16, Co Aprovel, Co Diovan, Co Fritens, Co Irvebal, Co Irvell, Fortzaar, Hydrochlorthiazide, Hyzaar, Irtan Plus, Lodoz, Lorinid, Lorinid mite, Micardis Plus, Olmetec Plus, Rasilez HCT, Ser-Ap-Es

Hydrochlorothiazide digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah pada otak, jantung, dan ginjal sehingga dapat mengakibatkan stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal. Obat ini bekerja dengan meningkatkan jumlah urine yang akan dibuang untuk mengurangi kadar garam di dalam darah. Hydrochlorothiazide juga digunakan untuk mengobati edema yang disebabkan oleh gagal jantung kongestif, penyakit hati yang parah, penyakit ginjal, atau pengobatan dengan steroid.

Hydrochlorothiazide (Hidroklorotiazid)
Golongan

Diuretik

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Kapsul, tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa, anak-anak, dan lanjut usia

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat.

Hipertensi (Pemberian per Oral):

  • Dewasa: Dosis awal 12,5 mg, dapat ditingkatkan menjadi 25-50 mg sekali sehari jika diperlukan. Obat ini dapat digunakan sendiri atau dengan antihipertensi lainnya.
  • Anak-anak usia di bawah 6 bulan: 1-3 mg/kgBB/hari terbagi 1-2 dosis (maksimal 37,5 mg/hari); usia 6 bulan hingga 2 tahun: 1-2 mg/kgBB/hari terbagi 1-2 dosis (maksimal 37,5 mg/hari); usia >2-12 tahun: 1-2 mg/kgBB/hari terbagi 1-2 dosis (maksimal 100 mg/hari).
  • Lansia: 12,5-25 mg sekali sehari, titrasi dengan kenaikan 12.5 mg bila diperlukan.

Edema (Diberikan per Oral):

  • Dewasa: 25-100 mg/hari terbagi 1-2 dosis Dapat juga dikonsumsi 3-5 hari seminggu atau 2 hari sekali.
  • Anak-anak usia di bawah 6 bulan: 1-3 mg/kgBB/hari terbagi 1-2 dosis (maksimal 37,5 mg/hari); usia 6 bulan hingga 2 tahun: 1-2 mg/kgBB/hari terbagi 1-2 dosis (maksimal 37,5 mg/hari); usia >2-12 tahun: 1-2 mg/kgBB/hari terbagi 1-2 dosis (maksimal 100 mg/hari).
  • Lansia: 12,5-25 mg, sekali sehari, titrasi dengan kenaikan 12.5 mg bila diperlukan.

Aturan pakai Hydrochlorothiazide dengan benar

Dosis berdasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Konsumsilah obat ini dengan teratur sesuai anjuran dari dokter agar mendapatkan manfaat yang maksimal.

Efek Samping

Nyeri perut, pusing, atau sakit kepala dapat terjadi setelah mengonsumsi hydrochlorothiazide. Obat ini juga dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan garam karena terlalu banyak mengeluarkan urine. Konsultasikan dengan dokter jika efek samping tersebut memburuk. Efek samping yang lebih serius juga bisa terjadi, seperti gangguan penglihatan dan sakit mata.

Peringatan

Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis, seperti:

  • Gangguan elektrolit
  • Riwayat asam urat
  • Asma bronkial
  • Diabetes mellitus
  • Penyakit paratiroid
  • Kolesterol tinggi
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan hati
  • Kehamilan dan menyusui

Jangan menggunakan obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Hipersensitivitas terhadap antibiotik sulfonamide dan turunannya
  • Anuria
  • Gangguan ginjal berat

Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada kemasan.

Interaksi

Menggunakan hydrochlorothiazide dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi, seperti:

  • Meningkatkan toksisitas lithium
  • Meningkatkan risiko hipotensi ortostatik dengan barbiturat dan narkotika
  • Meningkatkan efek hipokalemia dengan kortikosteroid, corticotropin, salbutamol
  • Mengurangi efek antihipertensi dengan obat-obatan seperti kortikosteroid, OAINS dan carbenoxolone

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/hidroklorotiazid
Diakses pada 14 November 2018.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/hydrochlorothiazide-oral-route/description/drg-20071841
Diakses pada 14 November 2018.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/hydrochlorothiazide/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 14 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5310/hydrochlorothiazide-oral/details
Diakses pada 14 November 2018.

Artikel Terkait:
Back to Top