Hufaneuron Kaplet

23 Okt 2020| Ajeng Prahasta
Hufaneuron kaplet adalah obat untuk mengatasi gangguan saraf serta memenuhi kebutuhan vitamin B.

Deskripsi obat

Hufaneuron kaplet adalah obat untuk mengatasi gangguan saraf serta memenuhi kebutuhan vitamin B1, B6, dan B12. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Hufaneuron kaplet mengandung zat aktif vitamin B1, B6, dan B12.
Hufaneuron Kaplet
Golongan ObatObat bebas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaVitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12.
Kelas terapiVItamin neurotropik.
Klasifikasi obatVitamin B kompleks.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 10 kaplet
ProdusenGratia Husada Farma

Informasi zat aktif

Vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12 merupakan vitamin neurotropik yang berfungsi untuk menjaga, memelihara, dan menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf dan memberikan asupan yang dibutuhkan agar saraf mampu bekerja dengan baik. Vitamin B1 atau tiamin adalah vitamin yang mampu mengolah karbohidrat menjadi energi, vitamin ini berperan penting dalam metabolisme glukosa, menjaga fungsi saraf otot, dan jantung. Vitamin B6 atau piridoksin adalah vitamin yang larut dalam air, vitamin ini berperan dalam metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat serta berperan dalam pembentukan sel darah merah dan neurotransmitter. Vitamin B12 atau sianokobalamin adalah vitamin yang diperlukan untuk memelihara kesehatan saraf, fungsi otak, dan produksi sel darah merah.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Vitamin B1 dan vitamin B6 diabsorpsi secara baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral, vitamin B12 diabsorpsi melalui saluran cerna secara aktif atau dengan difusi pasif yaitu pergerakan molekul dari daerah konsentrasi yang lebih tinggi ke daerah konsentrasi yang lebih rendah.
  • Distribusi: Vitamin B1 didistribusi secara luas dalam sebagian besar jaringan tubuh dan memasuki ASI, vitamin B6 melintasi plasenta dan memasuki ASI, vitamin B12 didistribusi ke dalam darah, terikat pada transcobalamin II (protein pembawa B-globulin spesifik), didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang, melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Metabolisme: Vitamin B6 diubah menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat, yang disimpan dan dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Vitamin B1 yang berlebihan diekskresikan dalam urin sebagai metabolit dan obat tidak berubah, vitamin B6 dalam bentuk asam 4-piridoksat dan metabolit aktif lainnya diekskresikan melalui urin, dan vitamin B12 diekskresi melalui empedu dengan daur ulang enterohepatik dan melalui urin (sebagai B12 tidak terikat dan dalam jumlah kecil).

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi kondisi kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 seperti pada penyakit peradangan banyak saraf (polineuritis) dan penyakit beri-beri.
  • Memelihara kesehatan saraf.

Vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12 merupakan vitamin neurotropik yang berfungsi untuk menjaga, memelihara, dan menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf, menjaga kesehatan otot, dan memberikan asupan yang dibutuhkan agar saraf mampu bekerja dengan baik.

Komposisi obat

  • Vitamin B1 (tiamin hidroklorida) 100 mg.
  • Vitamin B6 (piridoksin hidroklorida) 200 mg.
  • Vitamin B12 (sianokobalamin) 200 mcg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 tablet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Berkeringat.
  • Kulit berjerawat.
  • Biduran (urtikaria).
  • Reaksi alergi seperti ruam pada kulit, gangguan pernapasan, syok anafilaksis, dan reaksi alergi yang menyebabkan terjadinya pebengkakan pada kulit atau mukosa (angioedema).

Jika Anda mengalami reaksi efek samping yang sangat mengganggu atau parah segera hubungi dokter Anda.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya. Bila dikonsumsi dalam dosis berlebihan: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan hufaneuron kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap vitamin B1, vitamin B6, vitamin B12.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Levodopa.
    Penggunaan obat ini bersama levodopa dapat menurunkan efek dari levodopa sehingga efektivitas levodopa akan berkurang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan Anda.

Sesuai kemasan per Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/thiamine?mtype=generic
Diakses pada 1 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pyridoxine?mtype=generic
Diakses pada 1 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cyanocobalamin?mtype=generic
Diakses pada 1 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/thiamine.html
Diakses pada 1 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/pyridoxine.html
Diakses pada 1 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/cyanocobalamin.html
Diakses pada 1 Oktober 2020

Rotapharm. http://www.rotapharm.co.uk/wp-content/uploads/nevralon-tablets.pdf
Diakses pada 1 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email