Hufamycetin Suspensi 60 ml

Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 13.774/botol (60 ml) per November 2019
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Gratia Husada Farma
Hufamycetin suspensi adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi oleh bakteri seperti tifoid, paratifoid, dan infeksi bakteri berat lainnya. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Hufamycetin suspensi mengandung zat aktif kloramfenikol.

Mengatasi berbagai infeksi bakteri seperti pada:

  • Mengobati infeksi berat yang disebabkan oleh Salmonella Sp., Haemophillus influenzae, Rickettsia, Lymphogranuloma-psittacosis, dan Gram negatif yang menyebabkan radang selaput otak (meningitis).
  • Mengatasi demam yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhi (tifoid).
  • Meringankan demam yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella paratyphi (paratifoid).

 Kloramfenikol dapat menghentikan pertumbuhan bakteri dengan mengikat ribosom bakteri (memblokir peptidil transferase) dan menghambat sintesis protein. Kloramfenikol adalah antibiotik spektrum luas yang efektif melawan berbagai macam mikroorganisme, biasanya digunakan untuk pengobatan infeksi yang serius dan mengancam jiwa (misalnya, demam tifoid). Kloramfenikol bersifat menghambat (bakteriostatik) tetapi dapat membunuh bakteri (bakterisidal) dalam konsentrasi tinggi atau bila digunakan melawan organisme yang sangat rentan.

Tiap 5 ml: Kloramfenikol palmitat 125 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa, anak-anak, dan bayi 2 minggu ke atas: 50 mg/kg BB/ hari dalam 3-4 dosis terbagi.
  • Bayi usia 2 minggu ke bawah: 25 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, pada 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.
  • Muntah atau diare.
    Tetaplah konsumsi makanan sederhana, hindari makanan pedas. Minum air yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan. Gejala dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urin, urin berwarna gelap, dan berbau menyengat.
  • Mual.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat ini ketika setelah makan agar mengurangi rasa mual.
  • Reaksi alergi seperti gatal dan kemerahan pada kulit.
  • Sindroma gray pada bayi yang baru lahir, terutama bayi yang lahir prematur.
  • Penderita gangguan ginjal yang berat.
  • Penderita yang hipersensitif terhadap kloramfenikol.
  • Penderita gangguan fungsi hati yang berat
  • Bayi yang lahir prematur dan bayi baru lahir (2 minggu pertama).
  • Tidak dapat digunakan untuk mencegah infeksi, mengobati influenza, batuk, dan pilek.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Penderita dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Penderita gangguan fungsi hati.
  • Kontrasepsi oral.
    Kloramfenikol dalam jangka panjang dapat menurunkan kadar dan efektivitas obat di atas.
  • Takrolimus dan siklosporin.
    Kloramfenikol dapat menurunkan kadar obat di atas dalam plasma, sehingga efek obat tersebut akan berkurang.
  • Antikoagulan kumarin seperti warfarin dan dikumarol,klorpropramid dan tolbutamid, fenitoin.
    Kloramfenikol dapat meningkatkan efek obat di atas sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
  • Fenobarbital dan rifampisin.
    Kadar kloramfenikol dapat menurun dan efek akan berkurang jika dikonsumsi dengan obat di atas.
  • Zat besi dan vitamin B12.
    Kloramfenikol dapat menurunkan efek obat di atas sehingga obat tersebut tidak memberikan efek yang maksimal.
  • Agen sitotoksik dan sulfonamid.
    Penggunaan kloramfenikol dengan obat di atas dapat meningkatan gangguan pada darah.

Sesuai kemasan per November 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/chloramphenicol?mtype=generic
Diakses pada 4 September 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/chloramphenicol/
Diakses pada 4 September 2020

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB00446
Diakses pada 4 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/cons/chloramphenicol-oral-intravenous-injection.html
Diakses pada 4 September 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_chloramphenicol_chloramphenicol/drugs-condition.htm
Diakses pada 4 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

7 Jenis Buah untuk Tipes yang Bisa Dikonsumsi

Buah untuk tipes seperti pisang, melon, dan semangka memiliki kandungan serat yang rendah sehingga baik untuk dikonsumsi. Meski rendah serat, buah untuk tipes ini tetap mengandung vitamin dan mineral penting.Baca selengkapnya
7 Jenis Buah untuk Tipes yang Bisa Dikonsumsi

Apakah Meningitis Menular? Ini Penjelasannya

Meningitis menular, itu memang benar. Namun, tidak segala jenis meningitis menular. Sebab, ada beberapa jenis meningitis yang tak dapat ditularkan. Kenalilah jenis-jenis meningitis menular dan yang tidak menular di sini.
24 Jun 2020|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Apakah Meningitis Menular? Ini Penjelasannya

Hemiplegia adalah Penyakit yang Bisa Melumpuhkan Tubuh

Hemiplegia adalah kelumpuhan pada satu sisi tubuh, bisa kanan maupun kiri. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan pada salah satu sisi otak yang mengatur kerja otot. Hemiplegia bisa dialami oleh penderita sejak lahir atau muncul akibat dari gangguan medis tertentu.Baca selengkapnya
Hemiplegia adalah Penyakit yang Bisa Melumpuhkan Tubuh