Hufamag Plus Suspensi 60 ml

11 Nov 2019| Aby Rachman
Golongan
Obat bebas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter.
HET
Rp 9.588/botol per November 2019
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Gratia Husada Farma
Hufamag plus suspensi adalah obat untuk mengurangi rasa nyeri dan rasa tidak nyaman akibat tingginya produksi asam lambung yang menyebabkan luka pada lambung (tukak lambung) dan usus (duodenum), serta peradangan lambung (gastritis). Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Hufamag plus suspensi mengandung zat aktif aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simetikon.
  • Rasa tidak nyaman dan nyeri pada perut akibat tingginya produksi asam lambung yang menyebabkan luka pada lambung (tukak lambung) dan luka pada usus (tukak duodenum).
  • Peradangan lambung (gastritis).

Aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida adalah kombinasi antasida yang bermanfaat dalam menetralkan asam lambung yang bekerja meningkatkan pH di dalam lambung. Simetikon merupakan obat anti gas yang bekerja dengan cara mengurangi produksi gelembung gas di saluran pencernaan yang menyebabkan rasa nyeri dan rasa tidak nyaman pada perut.

Tiap 5 ml:

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 1-2 sendok takar 5 ml (5-10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • Anak-anak 6-12 tahun: ½-1 sendok takar 5 ml (2,5-5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
Harus dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan dan pada waktu menjelang tidur.
  • Mual dan muntah.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Minta;ah kepada apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi bisoprolol. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin memburuk.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah segar serta sereal.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simetikon.
  • Pasien yang mengalami kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).
  • Pasien dengan masalah pada ginjal termasuk batu ginjal.
  • Pasien yang sering mengonsumsi alkohol.
  • Jangan mengonsumsi bersamaan dengan obat untuk menangani kadar fosfat yang tinggi dalam darah (hiperfosfatemia).
  • Penggunaan jangka panjang lebih dari 6 minggu.
  • Pasien yang menjalani diet rendah magnesium.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Ergocalciferol.
    Menggunakan ergocalciferol bersama dengan obat yang mengandung magnesium hidroksida dapat menyebabkan peningkatan kadar magnesium darah, terutama pada individu dengan fungsi ginjal yang berkurang. Gejala kadar magnesium tinggi adalah mual, muntah, kemerahan, kantuk, pusing, kebingungan, kelemahan otot, refleks berkurang, tekanan darah rendah, detak jantung lambat, dan gangguan pernapasan.
  • Asam askorbat.
    Penggunaan asam askorbat bersama dengan obat yang mengandung aluminium dapat menyebabkan keracunan (toksisitas) pada pasien dengan penyakit ginjal lanjut karena gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh. Risiko keracunan aluminium dapat lebih meningkat dengan asam askorbat dosis tinggi, yang meningkatkan penyerapan aluminium dari usus.
  • Aspirin.
    Menggunakan obat yang mengandung aluminium hidroksida bersama dengan aspirin dapat menurunkan efek aspirin.

Sesuai kemasan per November 2019 WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-935/aluminum-hydroxide-magnesium-hydroxide-simethicone-oral/details
Diakses pada 2 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/aluminum-hydroxide-magnesium-hydroxide-and-simethicone.html
Diakses pada 2 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/aluminum-hydroxide-magnesium-hydroxide-simethicone.html
Diakses pada 2 Oktober 2020

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/aluminum_hydroxide_magnesium_hydroxide/article.htm#what_is_aluminum_hydroxide/magnesium_hydroxide_what_is_it_used_for
Diakses pada 2 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/a024.html
Diakses pada 2 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/m001.html
Diakses pada 2 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/s011.html
Diakses pada 2 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Akibat Menahan BAB dan Menahan Kentut bagi Kesehatan Tubuh

Akibat menahan BAB cukup berbahaya. Selain dapat menyebabkan konstipasi, kemampuan otot rektum untuk merasakan sensasi ingin BAB juga bisa menghilang.
14 Jan 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Akibat Menahan BAB dan Menahan Kentut bagi Kesehatan Tubuh

Obat Diare Alami, Metode “BART” Plus Banyak Minum

Obat diare alami bisa diperoleh dari makanan yang kaya probiotik dan banyak minum air putih. Bila diare tak kunjung berhenti meski sudah diobati dengan cara alami, segera konsultasi ke dokter.
20 Nov 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Obat Diare Alami, Metode “BART” Plus Banyak Minum

Efek Samping dan Bahaya Omeprazole yang Wajib Anda Ketahui

Efek samping parah atau bahaya omeprazole yang lebih serius, di antaranya kekurangan magnesium, kekurangan vitamin B12, diare kronis, peradangan pada lapisan lambung, hingga gangguan ginjal.
26 Aug 2020|Nenti Resna
Baca selengkapnya
Efek Samping dan Bahaya Omeprazole yang Wajib Anda Ketahui