Hufabethamin sirup 60 ml adalah obat yang membantu mengobati alergi dan inflamasi yang membutuhkan terapi kortikosteroid.
Hufabethamin sirup 60 ml adalah obat yang membantu mengobati alergi dan inflamasi yang membutuhkan terapi kortikosteroid.
Hufabethamin sirup 60 ml adalah obat yang membantu mengobati alergi dan inflamasi yang membutuhkan terapi kortikosteroid.
Hufabethamin sirup 60 ml adalah obat yang membantu mengobati alergi dan inflamasi yang membutuhkan terapi kortikosteroid.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Gratia Husada Farma

Hufabethamin adalah obat yang digunakan membantu mengobati alergi dan inflamasi yang membutuhkan terapi kortikosteroid. Obat ini merupakan golongan keras yang memerlukan resep dokter. Hufabethamin mengandung zat aktif betamethasone dan decholorpheniramine maleate.

Membantu mengobati alergi dan inflamasi yang membutuhkan terapi kortikosteroid.

Tiap 5 ml:

  • Betamethasone 0,025 mg.
  • Dexcholorpheniramine maleate 2 mg.
  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun keatas: dosis awal 1-2 sendok takar 4 kali/hari.
  • Anak-anak:
    • 2-6 tahun: dosis awal ¼-½ sendok takar sebanyak 3 kali/hari.
    • 6-12 tahun: dosis awal ½ sendok takar sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesudah makan dan sebelum tidur. Jangan melebihi 8 sendok takar sehari.

  • Hipersensitif terhadap komponen obat.
  • Bayi baru lahir dan bayi prematur.
  • Pasien penderita dengan infeksi jamur sistemik.
  • Pasien yang sedang diterapi MAOI.
  • Pasien penderita tukak lambung (ulkus peptikum).
  • Penderita herpes simplek okuler.
  • Penderita colitis ulseratif non-spesifik.
  • Penderita chiken Pox atau campak (terutama pada anak-anak)
  • Penderita tuberkulosa aktif.
  • Penderita glaucoma sudut sempit.
  • Penderita ulkulus peptic stenosis.
    Pasien penderita penyumbatan yang terjadi di dalam usus (obstruksi piloroduonal).
  • Penderita kondisi ketika kelenjar prostat membesar (hipertrofi prostat atau obstruksi leher buli-buli.
  • Penderita sakit jantung.
  • Penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Penderita tekanan intrakokular.
  • Penderita penyakit akibat kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh (hipertiroidisme).
  • Penderita yang membutukan konsentrasi tinggi seperti pengemudi.
  • Wanita hamil.
  • Wanita menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien usia lanjut.
  • Obat golongan MAO-inhibitor
  • Alkohol.
  • Antidepresan trisiklik.
  • Barbitural.
  • Depresan sistem saraf pusat lain nya.
  • Obat antiinflamasi non steroid (AINS).
  • Antikogulan.
  • Diuretik.
  • Glikosida.
  • Amfoterisin-B.
  • Antikoagulan tipe kumarin.
  • Antidiabetik.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Artikel Terkait