Hotin DCL Emulsi Gel 30 g

02 Apr 2020| Aby Rachman
Hotin DCL Emulsi Gel 30 g untuk mengobati peradangan akibat trauma pada tendon, rematik jaringan lunak dan penyakit rematik lokal.

Deskripsi obat

Hotin DCL emulsi gel adalah obat yang digunakan untuk mengobati peradangan akibat trauma pada tendon, rematik jaringan lunak dan penyakit rematik lokal. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif diclofenac diethylamine.

Hotin DCL Emulsi Gel 30 g
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 12.500/tube (30 g) per Desember 2019.
Kemasan1 tube @ 30 g
ProdusenUltra Sakti

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu mengobati:
    • Peradangan akibat trauma pada tendon, ligamen, otot dan sendi.
    • Bentuk-bentuk rematik jaringan lunak setempat, seperti:
      • Peradangan selubung tendon (tenosinovitis).
      • Peradangan pada bursa (bursitis).
      • Frozen shoulder.
      • Periatropi.
    • Penyakit-penyakit rematik lokal seperti osteoartrosis sendi-sendi perifer dan osteoarthritis kolumna vertebralis.

Komposisi obat

Tiap 1 g: diclofenac diethylamine 11,6 mg setara diclofenac sodium 10 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan secukupnya pada bagian yang sakit dan gosokkan dengan lembut.

Efek samping obat

  • Retensi air dan natrium.
  • Gangguan lambung.
  • Ruam pustular.
  • Hipersensitivitas.
  • Pembengkakan akibat reaksi alergi (edema angioneurotik).
  • Asma.
  • Peradangan kulit (dermatitis).
  • Ruam.
  • Kemerahan (eritema).
  • Kulit gatal.
  • Kulit kemerahan.
  • Sensitif terhadap paparan sinar matahari Reaksi (fotosensitivitas).

Perhatian Khusus

  • Area kulit dengan luka terbuka.
  • Hindari kontak dengan mata atau membran mukosa.
  • Wanita hamil.
  • Wanita menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita dengan serangan asma.
  • Pasien penderita biduran (urtikaria).
  • Pasien rhinitis.
  • Wanita hamil terutama trimester ketiga kehamilan.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email