Holimicetine suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan tifus, paratifus dan infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri.
Holimicetine suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan tifus, paratifus dan infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri.
Holimicetine suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan tifus, paratifus dan infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri.
Holimicetine suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan tifus, paratifus dan infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 14.150/botol (60 ml) per Desember 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Holi Pharma

Holimicetine adalah obat yang berguna untuk pengobatan tifus, paratifus dan infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini merupakan golongan obat keras yang mengandung zat aktif chloramphenicol palmitat.

  • Pengobatan:
    • Tifus dan paratifus.
    • Infeksi berat yang disebabkan oleh:
      • Salmonella Sp.
      • H.Influenza (Terutama injeksi meningual).
      • Ricketsia.
      • Lymphogranuloma-psithachosis.
      • Gram negatif yang menyebabkan bakteremia meningitis.

Tiap 5 ml:

  • Dewasa, anak-anak dan bayi berumur diatas 2 minggu: 50 mg/kg BB sebanyak 1 kali/hari dalam 3-4 dosis terbagi.
  • Bayi 2 minggu ke bawah: 25 mg/kg BB sebanyak 1 kali/hari dalam dosis terbagi.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Diskrasia darah terutama aplastik anemia yang dapat menjadi serius dan fatal.
  • Gangguan gastrointestinal misalnya: Mual, muntah, diare.
  • Reaksi hipersensitif lainnya misalnya anafilaktik, biduran (urtikaria).
  • Sindroma grey pada bayi baru lahir, terutama bayi prematur.
  • Penderita yang hipersensitif terhadap chloramphenicol.
  • Penderita gangguan faal hati yang berat.
  • Penderita gangguan ginjal yang berat.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Hanya digunakan untuk infeksi yang sudah jelas penyebabnya, kecuali bila ada kemungkinan infeksi berat.
  • Perlu dilakukan pengawasan terhadap kemungkinan timbulnya super infeksi dengan bakteri dan jamur.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Bayi yang lahir prematur dan bayi baru lahir (2 minggu pertama).
  • Tidak untuk pencegah infeksi, pengobatan influenza, batuk dan pilek.
  • Dikumarol.
  • Fenitoin.
  • Tolbutamid.

Sesuai kemasan per Desember 2019.

Artikel Terkait