Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Hexachlorophene (Alias: Heksaklorofen)

Ditulis oleh dr. Joni Indah Sari
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Merk dagang yang beredar:

Dermisan

Hexachlorophene adalah obat pemakaian luar yang berfungsi sebagai antibakterial. Indikasi penggunaannya bermacam-macam, salah satunya adalah sebagai antibakterial pada hemoroid atau wasir.

Hemoroid atau dikenal juga sebagai wasir adalah keadaan pembengkakan pembuluh darah vena pada area sekitar anus. Pada beberapa kasus, hemoroid dapat mengalami infeksi.

Oleh karena efeknya yang sebagai antibakterial, hexachlorophene dapat dipakai sebagai obat antihemoroid untuk mencegah terjadinya infeksi.

Hexachlorophene (Heksaklorofen)
Golongan

Antibakteri/antiseptik

Kategori Obat

Obat keras (mungkin butuh resep dokter)

Bentuk Obat

Obat larutan topikal/pemakaian luar

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C. Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

 

Keamanan penggunaan hexachlorophene selama menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau membaca dengan baik petunjuk kemasan sebelum mengonsumsi obat.

Antibakterial pada Hemoroid (Wasir)

  • Ambil 5 ml larutan kemudian tuangkan pada kapas dan gosok pada area tubuh yang akan dibersihkan selama 3 menit.

Aturan pakai Hexachlorophene dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat sebelum penggunaan.

Karena obat ini adalah obat pemakaian luar, jangan sekali-sekali mengonsumsinya. Hindari terkena area sekitar mulut, hidung, dan mata. Obat ini sebaiknya hanya digunakan pada kulit yang tidak memiliki luka terbuka.

Selalu cuci tangan sebelum dan setelah penggunaan hexachlorophene. Sebelum mengaplikasikan obat, pastikan membersihkan dan keringkan dahulu area kulit yang akan diolesi dengan obat. 

Pastikan untuk selalu membilas dengan air setelah mengapikasikan larutan ini, terutama bila pengaplikasian larutan pada area sekitar buah pelir dan perineum.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

hexachlorophene dapat menyebabkan efek samping. Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan hexachlorophene antara lain:

  • Gejala reaksi alergi seperti ruam kulit, gatal-gatal, kemerahan, rasa terbakar, kulit terkelupas sampai reaksi alergi berat seperti sesak napas dan pembengkakan mukosa mulut, lidah, dan tenggorokan yang dapat berakibat fatal
  • Iritasi kulit
  • Merasa sangat gelisah 
  • Kejang 

Hexachlorophene masih mungkin menimbulkan efek samping lain selain yang tertera di atas. Jadi bila Anda mengalami efek samping yang tidak tertera di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter Anda.

Peringatan

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya.

Hati-hati penggunaan larutan obat ini pada keadaan:

  • Bayi 
  • Sedang hamil atau menyusui
  • Orang berusia lanjut

Kontraindikasi 

Jangan menggunakan obat ini jika Anda mengalami kondisi berikut ini:

  • Alergi terhadap hexachlorophene atau komponen lain yang ada dalam kemasan obat
  • Alergi terhadap derivat fenol halogen
  • Kulit terbakar atau luka terbuka
  • Jangan digunakan sebagai produk mandi bayi
  • Jangan digunakan sebagai bahan pembalut atau tampon wanita

Interaksi

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Menggunakan hexachlorophene dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang menyebabkan efek glafenine meningkat atau malah menurun. 

Hexachlorophene diketahui mengalami interaksi dengan mathoxsalen jiga digunakan bersamaan. 

Beritahukanlah semua obat-obat yang rutin Anda konsumsi kepada dokter (baik obat bebas maupun obat dengan resep) untuk menghindari kemungkinan terjadinya interaksi. 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merk tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit

Hemorrhoid

Referensi

Drugs https://www.drugs.com/cdi/hexachlorophene.html
Diakses 30 Agustus 2019

Healthline.https://www.healthline.com/health/infected-hemorrhoid
Diakses 30 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268
Diakses 30 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/hexachlorophene-topical-application-route/description/drg-20073465
Diakses 30 Agustus 2019

RX List. https://www.rxlist.com/phisohex-drug.htm#contraindications
Diakses 30 Agustus 2019

Artikel Terkait:
Back to Top