Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Heparin (Alias: Heparin)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 24 Mei 2019
Heparin bekerja dengan cara menghambat kerja protein dalam proses pembekuan darah.
Heparin berfungsi untuk mencegah sekaligus mengobati pembekuan darah yang terjadi di paru-paru, kaki, dan fibrilasi atrium (denyut jantung tidak teratur, dan seringkali cepat).

Merk dagang yang beredar:

Heparin Sodium Injection, Vaxcel Heparin Sodium, Heparin Sodium B Braun, Hico, Inviclot, Thrombogel Gel, Thrombophob Gel.

Heparin termasuk ke dalam golongan obat antikoagulan yang berfungsi untuk mencegah sekaligus mengobati pembekuan darah yang terjadi di paru-paru, kaki, dan fibrilasi atrium (denyut jantung tidak teratur, dan seringkali cepat). Selain itu, obat tersebut juga dapat mencegah pembekuan darah yang terjadi setelah operasi, selama dialisis atau cuci darah, transfusi darah, saat mengumpulkan sampel darah, atau pada saat pasien tidak dapat bergerak dalam waktu yang lama. Heparin bekerja dengan cara menghambat kerja protein dalam proses pembekuan darah.

Heparin (Heparin)
Golongan

Antikoagulan

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Pemberian suntikan Intravena.

Pencegahan pasca serangan jantung setelah terapi trombolitik pada infark miokard

  • Dewasa: 60 U/kgBB (maksimal 4.000 U) atau 5.000 U jika streptokinase digunakan, diikuti oleh 12 U/kgBB/jam (maksimal 1.000 U/jam) dengan durasi pengobatan 48 jam.

Arteri perifer, angina tidak stabil, tromboemboli vena

  • Dewasa: 75-80 U/kgBB atau 5000 U (10.000 U pada emboli paru berat), dilanjutkan dengan 18 U/kgBB atau 1.000-2.000 U/jam.
  • Anak: 50 U/kgBB, diikuti dengan infus 15-25 U/kgBB/jam.
  • Lansia: Dosis yang lebih rendah mungkin diperlukan.

Suntikan di bawah kulit.

Pencegahan tromboemboli vena pasca operasi

  • Dewasa: 5.000 U diberikan 2 jam sebelum operasi, kemudian 8-12 jam selama 7 hari atau hingga pasien dapat bergerak.

Tromboemboli vena

  • Dewasa: 15.000-20.000 U setiap 12 jam atau 8.000-10.000 U setiap 8 jam.
  • Anak: 250 U/kgBB, 2 kali sehari.
  • Lansia: Dosis yang lebih rendah mungkin diperlukan.

Aturan pakai Heparin dengan benar

Heparin diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah atau di bawah kulit. Obat ini hanya dapat diberikan oleh dokter atau petugas medis. Jika melakukannya di luar rumah sakit, maka Anda atau keluarga pasien akan diajarkan cara menyuntikkan heparin di bawah kulit. Jangan menyuntikkannya ke otot. Dosis dan waktu pemakaian diberikan didasarkan pada kondisi medis, berat badan, dan respons pasien terhadap pengobatan.

Cuci tangan sebelum dan sesudah Anda menyuntikkan obat heparin. Bersihkan kateter dan area suntikan dengan alkohol atau saline sebelum dan sesudah menyuntikkannya. Untuk mencegah cedera di bawah kulit, ganti posisi atau area suntikan untuk dosis berikutnya. Perhatikan tanggal kadaluarsa dan perubahan warna. Jika ada perubahan, jangan gunakan cairan heparin. Pelajari cara menyimpan dan membuang persediaan medis dengan aman.

Gunakan obat ini secara teratur dan gunakan manfaatkan (alarm) untuk membantu Anda mengonsumsi obat di waktu yang sama setiap hari. Sehingga, Anda mendapatkan manfaat obat secara maksimal.

Efek Samping

Efek samping seperti kemerahan dan iritasi dapat terjadi. Jika beberapa efek tersebut memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.

Segera cari pertolongan medis jika merasakan efek samping yang serius seperti:

  • Reaksi hipersensitivitas seperti menggigil demam, urtikaria, asma, rhinitis
  • Prothrombin dalam waktu yang berkepanjangan
  • Nyeri ringan
  • Osteoporosis
  • Pendarahan hebat
  • Jumlah kalium dalam darah sangat tinggi
  • Pendarahan di bawah kulit
  • Penurunan jumlah platelet, trombosit atau trombositopenia

Peringatan

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika Anda memiliki kondisi medis berupa:

  • Alergi dengan obat heparin atau obat lainnya
  • Hemofilia atau jumlah trombosit yang rendah
  • Gangguan hati dan ginjal
  • Risiko komplikasi perdarahan
  • Diabetes Melitus

Hindari penggunaan alkohol setiap hari saat sedang mengonsumsi obat ini, karena heparin akan meningkatkan risiko terhadap pendarahan perut.

Jangan menggunakan obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Riwayat trombositopenia yang diinduksi heparin
  • Tekanan darah tinggi
  • Insufisiensi hati berat
  • Tukak saluran pencernaan
  • Endocarditis akut
  • Perdarahan otak
  • Penggunaan epidural selama kelahiran
  • Pengobatan menggunakan heparin

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Penggunaan heparin dengan obat lain dapat menyebabkan terjadinya interaksi tertentu. Berikut ini jenis obat yang jika dipakai bersamaan heparin, bisa menimbulkan interaksi.

Jenis Obat Interaksi
Infus tritunggal glyceryl Penurunan efek antikoagulan
Inhibitor ACE atau antagonis angiotensin II Peningkatan risiko akibat tingginya kalium dalam darah
Inhibitor agregasi platelet, agen trombolitik, salisilat, NSAID, antagonis vitamin K, dekstran, protein aktif C Peningkatan efek antikoagulan dengan obat lain yang mempengaruhi fungsi trombosit atau sistem koagulasi

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/heparin
Diakses pada 6 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/heparin-intravenous-route-subcutaneous-route/description/drg-20068726
Diakses pada 6 November 2018

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/heparin
Diakses pada 6 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3918/heparin-porcine-injection/details
Diakses pada 6 November 2018

Back to Top