Helixim sirup kering 30 ml adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rentan.
Helixim sirup kering 30 ml adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rentan.
Helixim sirup kering 30 ml adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rentan.
Helixim sirup kering 30 ml adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rentan.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 39.178/botol (30 ml) per November 2019
Kemasan 1 botol @ 30 ml
Produsen Ifars Pharmaceutical Laboratories

Helixim adalah obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang rentan. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Helixim mengandung zat aktif cefixime trihydrate.

  • Pengobatan infeksi-infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme rentan antara lain:
    • Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Escherichia coli dan Proteus mirabilis
    • Infeksi pada telinga bagian tengah (Otitis media) yang disebabkan oleh Haemophilus influenzae (strain B-laktamase positif dan negatif), moraxella (branhameila) catarhalis (sebagian besar adalah B-laktamase positif) dan Streptococcus pyogenes.
    • Suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorok atau hulu kerongkongan (Faringitis) dan kondisi di mana amandel mengalami peradangan atau inflamasi (tonsillitis) yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes.
    • Bronkitis akut dan bronkitis kronik dengan eksaserbasi akut yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae (strain B-laktamase positif dan negatif)

Tiap 5 ml: cefixime 100 mg

  • Dosis untuk pediatri: 1,5-3 mg/kg BB sebanyak 2 kali/hari
  • Infeksi berat: dosis ditingkatkan sampai 6 mg/kg BB sebanyak 2 kali/hari

Tambahkan 19 ml air matang sehingga volume akhir setinggi tanda batas dan kocok hingga homogen.

  • Syok.
  • Hipersensitivitas: rash, urtikaria, eritema, pruritus atau demam.
  • Hermatologik: granulositopenia atau eosinofifia.
  • Hepatik: peningkatan GOT, GPT atau alkaline phosphatase
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Saluran cerna: kolitis seperti kolitis pseudormembranosa, yang ditunjukan dengan adanya darah di dalam tinja. Nyeri lambung
  • Pernafasan: pneumonia interstitial atau sindroma PIE, yang ditunjukan dengan adanya gejala-gejala demam, batuk, dyspnea, foto rontgen thorax yang tidak normal dan eosinofilia, sebaiknya hentikan pengobatan dengan obat ini dan lakukan penanganan lain yang tepat seperti pemberian hormon adrenokortikal
  • Perubahan flora bakterial: stormatitis atau kandidiasis
  • Defisiansi vitamin: defisiansi vitamin K atau defisiansi grup vitamin B.

Penderita dengan riwayat syok atau hipersensitif terhadap cefixime

  • Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap penisilin.
  • Penderita dengan riwayat personal atau familial terhadap berbagai bentuk alergi seperti asma bronkial, rash, urtikaria.
  • Penderita dengan gangguan fungsi ginjal berat
  • Penderita dengan nutrisi oral yang rendah.
  • Penderita yang sedang mendapatkan nutrisi parenteral.
  • Penderita lanjut usia atau penderita yang dalam keadaan lemah.
  • Penggunaan selama kehamilan.
  • Penggunaan pada wanita menyusui
  • Penggunaan pada bayi baru lahir atau bayi prematur.

Sesuai kemasan per November 2019

Artikel Terkait