Helixim Sirup Kering 30 ml

17 Sep 2020| Lenny Tan
Helixim sirup kering adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Deskripsi obat

Helixim sirup kering adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti infeksi telinga dan saluran kemih. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Helixim sirup kering mengandung zat aktif sefiksim.

Helixim Sirup Kering 30 ml
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 39.178/botol per November 2019
Kemasan1 box isi 1 botol @ 30 ml
ProdusenIfars Pharmaceutical Laboratories

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati:

  • Infeksi saluran kemih yang tidak terkomplikasi.
  • Peradangan pada amandel (tonsilitis).
  • Infeksi dan peradangan pada telinga di bagian tengah (otitis media).
  • Peradangan pada tenggorokan atau faring (faringitis).
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi secara tiba-tiba (bronkitis akut).
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi selama 3 bulan hingga 2 tahun berturut-turut dan memburuk (bronkitis kronik dari eksaserbasi).
  • Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypii (demam tifoid) pada anak.
  • Peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh (uretritis).
  • Infeksi peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim tanpa kencing nanah (servisitis non GO).

Sefiksim merupakan antibiotik golongan sefalosporin yang mampu mengatasi berbagai infeksi bakteri, obat ini bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga akan menghambat pertumbuhan bakteri dan membunuh bakteri.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: sefiksim trihidrat setara dengan sefiksim 100 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak-anak: 1,5-3 mg/kgBB sebanyak 2 kali/hari. Pada infeksi yang lebih parah, dosis dapat ditingkatkan hingga 6 mg/kgBB.

Aturan pakai obat

Larutkan sirup kering dengan menambahkan 20 ml air minum dan kocok dengan baik sampai seluruh serbuk terlarut dengan sempurna dan dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Mual.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat ini ketika setelah makan untuk mengurangi rasa mual, tetaplah mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebuh sedikit dengan frekuensi yang lebih sering.
  • Muntah.
    Cobalah minum banyak cairan seperti air dan buah labu untuk menghindari dehidrasi, minumlah secara perlahan, dan sesering mungkin. Tanda-tanda dehidrasi terdiri dari buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau tajam. Jika diare dan muntah berlanjut selama lebih dari 24 jam, segera hubungi dokter untuk berkonsultasi masalah Anda. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare atau muntah tanpa berkonsultasi kepada apoteker atau dokter.
  • Diare.
    Minumlah banyak cairan yang cukup, untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urin serta urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Tetaplah konsumsi makanan sederhana, hindari makanan kaya rasa seperti makanan pedas.
  • Pusing.
    ika obat ini membuat Anda pusing, hentikan penggunaan, dan duduk atau berbaring sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi, bersepeda, atau menggunakan perkakas atau mesin jika Anda merasa pusing. Jangan minum alkohol karena akan membuat kondisi Anda merasa lebih buruk. Bicaralah dengan dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari beberapa hari.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan dan jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit, Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi gabapentin. Bicaralah dengan dokter Anda jika berlangsung lebih dari seminggu atau parah.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Usahakan untuk makan makanan yang seimbang dan minum banyak air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti sereal, sayuran, dan buah segar.
  • Nyeri pada perut.
  • Biduran.
  • Reaksi alergi.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Rasa tidak nyaman pada perut.
  • Gangguan saluran pernapasan.
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (granulositopenia).
  • Penurunan jumlah trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Sensasi rasa panas dan terbakar pada dada akibat peningkatan asam lambung (heartburn).
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia).
  • Peningkatan SGOT atau SGPT, alkali fosfatase.
  • Radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan (stomatitis).
  • Infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis).
  • Kekurangan vitamin K.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami gangguan pada pencernaan.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Penyakit kekurangan darah akibat penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan pembentukannya (anemia hemolitik).
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap sefalosporin, penisilin atau antibiotik beta laktam lainnya.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Nifedipin.
    Sefiksim dapat meningkatkan efektivitas nifedipin.
  • Warfarin.
    Sefiksim dapat meningkatkan efektivitas obat penghambat pembekuan darah seperti warfarin.
  • Probenesid.
    Sefiksim dapat meningkatkan konsentrasi serum jika dikonsumsi dengan probenesid.
  • Karbamazepin.
    Penggunaan bersama karbamazepin dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi karbamazepin dalam darah dan dapat meningkatkan risiko timbulnya efek samping.

Sesuai kemasan per November 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/helixim
Diakses pada 7 Agustus 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/suprax-drug.htm#interactions
Diakses pada 7 Agustus 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3778-7011/cefixime-oral/cefixime-oral/details
Diakses pada 7 Agustus 2020

Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a690007.html#:~:text=Continue%20to%20take%20cefixime%20even,may%20become%20resistant%20to%20antibiotics.
Diakses pada 7 Agustus 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/cefixime-oral-route/side-effects/drg-20073374
Diakses pada 7 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email