Helixim Kapsul 100 mg

Helixim kapsul adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Deskripsi obat

Helixim kapsul adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri seperti infeksi telinga dan saluran kemih. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Hellixim kapsul mengandung zat aktif sefiksim.
Helixim Kapsul 100 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 39.295/strip (10 kapsul) per Februari 2020
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 kapsul (100 mg)
ProdusenIfars Pharmaceutical Laboratories

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati:

  • Infeksi saluran kemih yang tidak terkomplikasi.
  • Peradangan pada amandel (tonsilitis).
  • Infeksi dan peradangan pada telinga di bagian tengah (otitis media).
  • Peradangan pada tenggorokan atau faring (faringitis).
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi secara tiba-tiba (bronkitis akut).
  • Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypii (demam tifoid) pada anak.
  • Peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh (uretritis).
  • Infeksi peradangan yang terjadi pada serviks atau leher rahim tanpa kencing nanah (servisitis non GO).
  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi selama 3 bulan hingga 2 tahun berturut-turut dan memburuk (bronkitis kronik dari eksaserbasi).

Sefiksim merupakan antibiotik golongan sefalosporin yang mampu mengatasi berbagai infeksi bakteri, obat ini bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga akan menghambat pertumbuhan bakteri dan membunuh bakteri.

Komposisi obat

Sefiksim trihidrat setara dengan sefiksim 100 mg. 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 30 kg ke atas: 50-100 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak 6 bulan hingga 10 tahun ke bawah dengan berat badan 50 kg ke bawah: 8 mg/kg BB/ hari dalam satu atau dua dosis terbagi.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dapat dikonsumsi dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Efek samping obat

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Syok.
  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri pada perut.
  • Biduran.
  • Reaksi alergi.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (granulositopenia).
  • Penurunan jumlah trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Sensasi rasa panas dan terbakar pada dada akibat peningkatan asam lambung (heartburn).
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia).
  • Peningkatan SGOT atau SGPT, alkali fosfatase.
  • Rasa tidak nyaman pada perut.
  • Gangguan saluran pernapasan.
  • Radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan (stomatitis).
  • Infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis).
  • Kekurangan vitamin K.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami gangguan pada pencernaan.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Penyakit kekurangan darah akibat penghancuran sel darah merah lebih cepat dibandingkan pembentukannya (anemia hemolitik).
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap sefalosporin, penisilin atau antibiotik beta laktam lainnya.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Nifedipin.
    Sefiksim dapat meningkatkan efektivitas nifedipin.
  • Warfarin.
    Sefiksim dapat meningkatkan efektivitas obat penghambat pembekuan darah seperti warfarin.
  • Probenesid.
    Sefiksim dapat meningkatkan konsentrasi serum jika dikonsumsi dengan probenesid.
  • Karbamazepin.
    Penggunaan bersama karbamazepin dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi karbamazepin dalam darah dan dapat meningkatkan risiko timbulnya efek samping.

Sesuai kemasan per Februari 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cefixime?mtype=generic
Diakses pada 7 Agustus 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/suprax-drug.htm#interactions
Diakses pada 7 Agustus 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3778-7011/cefixime-oral/cefixime-oral/details
Diakses pada 7 Agustus 2020

Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a690007.html#:~:text=Continue%20to%20take%20cefixime%20even,may%20become%20resistant%20to%20antibiotics.
Diakses pada 7 Agustus 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/cefixime-oral-route/side-effects/drg-20073374
Diakses pada 7 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email