Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Guaiphenesin (Alias: Guaifenesin)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Guaiphenesin merupakan obat golongan ekspetoran bekerja dengan menipiskan dan mengencerkan lendir sehingga pernapasan lebih lancar
Guaiphenesin obat golongan ekspetoran untuk mengobati batuk karena flu, bronkitis, dan penyakit pernapasan lain nya

Guaiphenesin merupakan obat yang digunakan untuk mengobati batuk akibat dari flu biasa, bronkitis, dan penyakit pernapasan lainnya. Obat ini termasuk golongan ekspektoran yang bekerja dengan menipiskan dan mengencerkan lendir di saluran udara, membersihkan dan membuat pernapasan lebih lancar.

Guaiphenesin (Guaifenesin)
Golongan

Ekspektoran

Kategori Obat

Obat Bebas dan resep

Bentuk Obat

Tablet, kapsul, sirop, dan suspensi

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak umur lebih dari 6 bulan

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Batuk (oral)

  • Dewasa: Sebagai sediaan konvensional: 200-400 mg setiap 4 jam jika diperlukan. Sebagai tablet lepas lambat: 600-1.200 mg setiap 12 jam. Maksimal: 2.400 mg per hari.
  • Anak: 6-12 tahun 100 mg empat kali sehari. Maksimal: 400 mg per hari. Durasi pengobatan maksimal: 5 hari.
  • Anak Umur >12 tahun sama dengan dosis orang dewasa.

Aturan pakai Guaiphenesin dengan benar

Baca sesuai petunjuk kemasan atau sesuai arahan dari dokter anda sebelum menggunakan obat guaiphenesin. Obat ini dikonsumsi dengan makanan atau seperti yang diarahkan oleh dokter. Biasa nya setiap 4 jam. Dosis sesuai kondisi medis. Gunakan obat ini secara teratur. Jangan menambahkan dosis atau menggunakan lebih sering dari yang disarankan oleh dokter.

Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Efek Samping

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung ditangani oleh medis.

Obat guaiphenesin dapat menyebabkan efek samping yang jarang terjadi jika dikonsumsi seperti: nyeri perut, diare, mual, muntah, pusing, ngantuk, sakit kepala, ruam, hipourisemia. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika anda mempunyai efek lain seperti di atas , tanyakan kepada profesional perawatan kesehatan anda.

Peringatan

Beritahukan dokter anda mengenai riwayat penyakit anda sebelumnya, terutama bila anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi seperti:

  • Anak-anak umur kurang dari 6 tahun

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Penyakit
Referensi

Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S135165741630167X
Diakses pada 16 Juni 2019

Webmd. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-160881/cough-formula-guaifenesin-oral/details
Diakses pada 9 Januari 2019 

Mims. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/guaifenesin/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 9 Januari 2019 

Artikel Terkait:
Back to Top