Griseofulvin merupakan obat golongan anti jamur yang hanya dapat mengatasi infeksi jamur
Pertumbuhan jamur kuku jari kaki dapat dihentikan dengan Griseofulvin.

Rexavin, Fulcin, Griseofort, Grivin Forte, Fungistop, Griseofulvin Indo Farma, Mycostop, Gricin, Grivacin, Omefulvin.

Griseofulvin digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit, rambut dan kuku jari atau kaki. Griseofulvin ini termasuk golongan obat antijamur. Obat ini bekerja dengan memberhentikan pertumbuhan jamur. Namun, infeksi karena bakteri atau ragi tidak diatasi dengan menggunakan obat ini.

Griseofulvin (Griseofulvin)
Golongan

Antijamur

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori X: Penelitian pada hewan percobaan atau manusia telah menunjukkan abnormalitas pada janin, atau ada bukti risiko kepada janin berdasarkan pengalaman pengguna, atau keduanya. Risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi kemungkinan adanya manfaat. Obat ini tidak boleh digunakan pada wanita yang hamil atau akan hamil.

Dosis obat

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Dermatofitosis

  • Dewasa: 0,5-1 g setiap hari dalam dosis pertama atau terbagi. Pemakaian obat: 2-8 minggu (infeksi rambut dan kulit), hingga 6 bulan (infeksi kuku jari), lebih dari 12 bulan (infeksi kuku jari kaki).
  • Anak: 10 mg/kg sehari dalam dosis pemakaian 2 kali dalam sehari.

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat griseofulvin sebelum mengonsumsinya. Obat ini lebih baik dikonsumsi bersama makanan atau setelah makan. Konsultasikan pada dokter untuk pemakaian lebih lanjut.

Dosis akan diberikan sesuai indikasi medis. Biasanya perawatan infeksi pada kulit kepala, kaki, dan tubuh akan memerlukan waktu beberapa minggu atau sebulan. Sementara itu, perawatan untuk infeksi kuku akan memerlukan waktu lebih lama, mulai dari hitungan bulan hingga satu tahun, atau bahkan lebih.

Gunakan terus obat ini sesuai yang disarankan dokter. Jangan menghentikan penggunaannya jika sudah merasa sehat. Sebab, jika Anda tidak menuntaskan obat sesuai yang disarankan, maka infeksi bisa muncul kembali. Beri tahu dokter jika kondisi semakin memburuk.

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian. Namun efek samping yang berlebihan harus segera ditangani tenaga medis.

Obat griseofulvin dapat menyebabkan efek samping berupa sakit kepala, mual, muntah, diare, sakit perut, kelelahan, pusing, atau kesulitan tidur. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping berikut ini yang meski jarang, tapi sifatnya serius.

  • Sakit perut yang parah
  • Muntah yang terus-menerus
  • Mata menguning
  • Demam berkepanjangan

Ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Jika Anda mengalami efek lain, tanyakan pada tenaga medis.

Berkonsultasilah dengan dokter sebelum menggunakan obat ini, termasuk jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Penyakit darah
  • Penyakit hati
  • Infeksi jamur

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Penyakit hati berat
  • Kehamilan
  • Gagal hepatoseluler

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan obat.

Interaksi mungkin akan terjadi jika griseofulvin digunakan bersamaan obat lain. Jika ingin menggunakannya bersama dengan obat lain, harap berkonsultasi dengan dokter. Sebab, dokter akan mengganti dosisnya.

Pemakaian griseofulvin dengan obat lain bisa menurunkan efektivitas kontrasepsi oral, fenilbutazon, obat penenang dan hipnotik, dan antikoagulan coumarin. Selain itu, konsumsinya bersama dengan barbiturat dapat mengurangi penyerapan saluran pencernaan.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/griseofulvin
Diakses pada 6 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/griseofulvin-oral-route/before-using/drg-20064116
Diakses pada 6 November 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/griseofulvin
Diakses pada 6 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-52769/griseofulvin-oral/details
Diakses pada 6 November 2018

Artikel Terkait