Grathazon kaplet digunakan untuk mengobati peradangan dan alergi.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 1 box isi 20 strip @ 10 kaplet; 1 botol @ 500 kaplet
Produsen Graha Farma

Grathazon kaplet digunakan untuk mengobati peradangan dan alergi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Grathazon mengandung dexamethasone.

Mengobati:

  • Peradangan.
  • Alergi seperti:
    • Suatu kelainan berupa inflamasi (peradangan) kronik saluran napas yang menyebabkan hipereaktifitas bronkus (asma bronkhial).
    • Peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (artritis reumatoid).
    • Kerusakan pada ginjal yang menyebabkan kadar protein di dalam urine meningkat (sindrom nefrotik).
    • Peradangan kulit yang disebabkan karena adanya reaksi alergi (dermatitis alergi).
    • Peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi (rinitis alergi).
    • Reaksi alergi terhadap suntikan serum.
    • Kolitis bertukak.
    • Infeksi yang menyebabkan radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meningitis).

Dexamethasone 0,5 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 0,75 mg - 9 mg/hari, kemudian dosis dikurangi secara bertahap sampai dosis seminimal mungkin.
    • Pada keadaan biasa: 1 kaplet sebanyak 2-4 kali/hari atau sesuai petunjuk dokter.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Gangguan air dan elektrolit.
  • Gangguan neurologi.
  • Gangguan kulit.
  • Gangguan kelenjar endokrin.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Gangguan mata dan reaksi metabolik.
  • Pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan pendarahan pada saluran cerna.
  • Pasien kelainan akibat kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme), rusaknya organ hati (sirosis hepatitis) dan tuberkulosis.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pemakaian jangka panjang.
  • Antikoagulan.
  • Obat golongan diuretik.

Graha Farma. https://www.grahafarma.com/productdetail.php?XA=0028
Diakses pada 31 Maret 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait