Graphalac Sirup Rasa Coklat 120 ml digunakan untuk kesulitan buang air besar selama beberapa minggu atau lebih (konstipasi kronis) dan portal systemic encephalopathy.
Graphalac Sirup Rasa Coklat 120 ml digunakan untuk kesulitan buang air besar selama beberapa minggu atau lebih (konstipasi kronis) dan portal systemic encephalopathy.
Graphalac Sirup Rasa Coklat 120 ml digunakan untuk kesulitan buang air besar selama beberapa minggu atau lebih (konstipasi kronis) dan portal systemic encephalopathy.
Graphalac Sirup Rasa Coklat 120 ml digunakan untuk kesulitan buang air besar selama beberapa minggu atau lebih (konstipasi kronis) dan portal systemic encephalopathy.
Golongan obat Hijau Obat bebas: Tidak memerlukan resep dokter.
HET Rp 59.840/botol (120 ml) per Februari 2020
Kemasan 1 box isi 1 botol @ 120 ml
Produsen Gracia Pharmindo

Graphalac Sirup Rasa Coklat 120 ml digunakan untuk konstipasi kronis dan sindrom europsikiatri yang dapat berkembang pada pasien dengan penyakit hati (portal systemic encephalopathy). Obat ini termasuk dalam obat bebas yang dijual secara bebas.Graphalac mengandung lactulose sebagai zat aktif.

  • Konstipasi kronis.
  • Sindrom europsikiatri yang dapat berkembang pada pasien dengan penyakit hati (portal systemic encephalopathy), termasuk keadaan pre koma hepatik dan koma hepatik.

Tiap 5 ml: lactulose concentrate 70% yang setara dengan lactulose 3,335 g.

  • Konstipasi kronis:
    • Dewasa:
      • Keadaan ringan:
        • Dosis selama 3 hari pertama (dosis awal): 15 ml/hari.
        • Dosis pemeliharaan sehari: 10 ml/hari.
      • Keadaan sedang:
        • Dosis selama 3 hari pertama (dosis awal): 15 ml-30 ml/hari.
        • Dosis pemeliharaan sehari: 10 ml-15 ml.
      • Keadaan parah:
        • Dosis selama 3 hari pertama (dosis awal): 30 ml/hari.
        • Dosis pemeliharaan sehari: 15 ml-25 ml/hari.
  • Anak-anak:
    • 1 tahun ke bawah:
      • Dosis selama 3 hari pertama (dosis awal): 5 ml/hari.
      • Dosis pemeliharaan sehari: 5 ml/hari.
    • 1-5 tahun:
      • Dosis selama 3 hari pertama (dosis awal): 5-10 ml/hari.
      • Dosis pemeliharaan sehari: 5-10 ml/hari.
    • 5-14 tahun:
      • Dosis selama 3 hari pertama (dosis awal): 15 ml/hari.
      • Dosis pemeliharaan sehari: 10 ml/hari.
  • Pre-koma hepatik dan koma hepatik:
    • Dosis awal: 30-50 ml sebanyak 3 kali/hari.
    • Dosis pemeliharaan sehari:
      • Dewasa: 10-25 ml/hari.
      • Anak-anak:
        • 1 tahun ke bawah (bayi): 5 ml/hari.
        • 1-6 tahun: 5-10 ml/hari.
        • 7-14 tahun: 10 ml/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

  • Kembung, kram dan rasa tidak enak pada perut.
  • Dosis berlebihan dapat menyebabkan diare, dengan resiko komplikasi seperti kehilangan cairan, tubuh kekurangan kalium (hipokalemia) dan tingginya kadar ion natrium dalam darah (hipernatremia).
  • Mual muntah.

Penderita kelainan metabolisme gula dalam darah (galaktosemia) dan obstruksi intestinal.

  • Penggunaan jangka waktu lama dapat menyebabkan rasa tiak enak pada perut, lambung, diare, kejang dan rasa haus.
  • Jangan digunakan terus menerus atau lebih dari 1 minggu tanpa petunjuk dokter.
  • Wanita hamil.
  • Penderita diabetes dan kelainan metabolisme gula dalam darah (galaktosemia).
  • Neomisin dan antibiotik lain.
  • Antasida.

Sesuai kemasan per Februari 2020

Artikel Terkait