Grantusif Kaplet

15 Des 2020| Arif Putra
Grantusif kaplet adalah obat untuk mengobati batuk, pilek, dan bersin

Deskripsi obat

Grantusif kaplet adalah obat untuk mengatasi gejala flu, seperti pilek, bersin, hidung tersumbat, dan batuk, serta rasa gatal di tenggorokan dan hidung yang disebabkan oleh alergi. Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas.
Grantusif kaplet mengandung zat aktif dextromethorphan hydrobromide, glyceryl guaicolate, dan diphenhydramine hydrchloride. Grantusif digunakan sebagai obat batuk yang disertai bersin karena alergi. Kandungan dextromethorphan dapat menekan rangsangan batuk dan glyceryl guaicolate mampu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan bersama batuk. Sementara, diphenhydramine hydrochloride digunakan sebagai antialergi yang mampu mengatasi bersin, serta gatal pada tenggorokan dan hidung.

Grantusif Kaplet
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
Kandungan utamaDextromethorphan hydrobromide, diphenhydramine hydrochloride, dan glyceryl guaicolate.
Kelas terapiObat batuk dan flu.
Klasifikasi obatAntitusif.
Kemasan1 box isi 25 strip @ 4 kaplet; 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet
ProdusenGraha Farma

Informasi zat aktif

Dextromethorphan hydrobromide menekan refleks batuk dengan bekerja langsung pada pusat batuk di bagian otak. Dextromethorphan berfungsi sebagai obat batuk kering atau antitusif yang hampir sama dengan obat codeine tetapi tidak menyebabkan analgesia atau kecanduan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dextromethorphan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Tidak diketahui.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif oleh hati.
  • Ekskresi: Diekskresikan dalam urine dan feses.

Glyceryl guaicolate bertindak sebagai ekspektoran yang dapat mengencerkan dahak dan memudahkan pengeluaran dahak.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, glyceryl guaicolate diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) kira-kira 15 menit.
  • Distribusi: Memasuki ASI (dalam jumlah kecil).
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) Kira-kira 1 jam.

Diphenhydramine adalah obat golongan antihistamin yang dapat mengatasi alergi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh diphenhydramine hydrochloride diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap melalui saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusi secara luas melewati tubuh termasuk sistem saraf pusat, melintasi plasma, memasuki ASI. 
  • Metabolisme: Dimetabolisme dihati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi gejala flu, seperti:

  • Batuk.

Grantusif kaplet mengandung dextromethorphan hydrobromide yang bekerja dengan cara menekan refleks atau dorongan batuk yang berasal dari otak. Senyawa ini juga dapat mengatasi batuk kering yang disertai flu dan pilek.
Obat ini juga mengandung diphenhydramine hydrochloride yang mampu menghalangi kerja histamin atau senyawa yang dapat menimbulkan gejala alergi. Itu sebabnya, obat ini dapat meredakan gejala flu dan alergi, seperti hidung tersumbat, bersin, serta mata dan hidung gatal atau berair. Selain itu, obat ini juga mengandung glyceryl guaicolate untuk mempermudah pengeluaran dahak

Komposisi obat

Tiap 1 kaplet:

  • Dextromethorphan hydrobromide 15 mg.
  • Diphenhydramine hydrochloride 5 mg.
  • Glyceryl guaicolate 100 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 1-2 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Anak-anak:

    • Usia 3-6 tahun: ¼-½ kaplet sebanyak 3 kali/hari.
    • Usia 6-12 tahun: ½-1 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

Efek samping obat

  • Mulut terasa kering.
    Konsumsi permen karet atau permen bebas gula.
  • Mengantuk.
    Ketika Anda merasa mengantuk, beristirahatlah dan hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Hindari mengonsumsi alkohol ketika mengonsumsi obat ini karena akan memperparah kondisi Anda.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Pusing.
  • Frekuensi buang air besar lebih sedikit dari biasanya (sembelit).

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak berusia 2 tahun ke bawah, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Pasien gangguan pada sistem saluran pernafasan, seperti penyakit asma umum yang disebabkan peradangan dalam saluran udara atau bronkus (asma bronkhial).
  • Tidak dianjurkan untuk batuk 100 hari (batuk pertusis) dan batuk lebih dari 2 bulan (batuk kronis).
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin karena obat ini menyebabkan kantuk.

Kategori kehamilan

Dextromethorphan hydrobromide dan glyceryl guaicolate.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Grantusif kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Diphenhydramine hydrochloride.
Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang alergi terhadap salah satu kandungan obat ini (hipersensitif).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat antialergi, psikotropika, dan obat penekan susunan saraf pusat.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek pada sistem saraf pusat.
  • Fluoxetine, paroxetine, dan quinidine.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan terjadinya efek toksik atau racun.
  • Obat penghambat monoamine oksidase (MAOI).
    Penggunaan bersama MAOI dapat menyebabkan efek antikolinergik (penekan saraf pusat) berkepanjangan yang dapat menyebabkan mulut dan tenggorokan menjadi kering.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini jika Anda mengalami:

  • Jantung berdebar-debar.
  • Nyeri atau sulit buang air kecil.
  • Kebingungan dan merasa seperti Anda akan pingsan.
  • Sesak di leher atau rahang, gerakan lidah Anda yang tidak terkendali.
  • Pusing parah, kecemasan, perasaan gelisah, atau gugup.
  • Kejang.
  • Kebingungan dan halusinasi.
  • Pernapasan lambat dan pendek.

Sesuai kemasan per Maret 2020

Osadha Graha Sejahtera. http://www.ogs.co.id/productview.php?page=grantusif
Diakses pada 27 November 2020

WebMD.https://www.webmd.com/drugs/2/drug-363/dextromethorphan-hbr-oral/details
Diakses pada 27 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/guaifenesin.html
Diakses pada 27 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/diphenhydramine.html
Diakses pada 27 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1428/diphenhydramine-oral/details
Diakses pada 27 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3350-118/guaifenesin-oral/guaifenesin-oral/details
Diakses pada 27 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/dextromethorphan.html
Diakses pada 27 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email