Granon Tablet 1 mg

25 Jun 2020| Lenny Tan

Deskripsi obat

Granon tablet adalah obat untuk mencegah terjadinya mual dan muntah akibat terapi kanker (kemoterapi). Obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Granon tablet mengandung zat aktif granisetron hidroklorida yang bekerja dengan menghalangi zat penyebab muntah (serotonin).

Granon Tablet 1 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 1 strip @ 10 tablet (1 mg)
ProdusenDexa Medica

Indikasi (manfaat) obat

Mencegah terjadinya mual dan muntah akut yang disebabkan karena terapi kanker (kemoterapi).

Komposisi obat

Granisetron hidroklorida 1 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis umum: 1 mg sebanyak 2 kali/hari atau 2 mg sebanyak 1 kali/hari. Penggunaan obat ini dilanjutkan hingga 1 minggu setelah prosedur kemoterapi. Dosis dikonsumsi hingga 1 jam sebelum kemoterapi.
  • Dosis maksimal: 9 mg.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
  • Gangguan kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Peningkatan transaminase hati.
  • Reaksi alergi.
  • Ruam pada kulit.
  • Reaksi alergi berat (anafilaktik).
  • Diare.
  • Kehilangan kesadaran.
  • Mengantuk.
  • Kelelahan.
  • Lemas (asthenia).
  • Sakit perut.
  • Muntah.
  • Pusing.
  • Demam.
  • Flu.

Perhatian Khusus

  • Penggunaan obat ini dapat menyebabkan terjadinya pengurangan pergerakan (motilitas) usus.
  • Lakukan pemantauan pada pasien yang memiliki tanda-tanda penyumbatan (obstruksi) usus.
  • Pasien penderita penyakit hati.
  • Dapat menyebabkan lamanya waktu yang dibutuhkan jantung untuk melakukan repolarisasi setelah terjadinya proses depolarisas (interval QT).
  • Pasien yang mengalami intoleransi glukosa, kkeurangan laktase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa.
  • Dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar serotonin jika dikonsumsi dengan obat peningkat serotonin (serotogenik) lainnya.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Hindari penggunaan jika terjadi reaksi alergi.

  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    • Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin. Namun riset terkontrol pada wanita hamil belum dilakukan. Atau, penelitian terhadap reproduksi hewan percobaan menunjukkan efek samping obat (selain penurunan fertilitas), tapi efek ini tidak terjadi pada riset terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai risiko pada trimester berikutnya).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengonsumsi obat apomorfin.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Apomorfin.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/granon%20tablet?type=brief&lang=id
Diakses pada 22 Juni 2020

Mescape. https://reference.medscape.com/drug/sustol-sancuso-granisetron-342050
Diakses pada 22 Juni 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/granisetron.html
Diakses pada 22 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mengenal Imunoterapi sebagai Terobosan Baru Dalam Penanganan Kanker

Imunoterapi adalah jenis penanganan kanker yang bekerja dengan mendorong sistem imun pasien untuk menyerang sel kanker. Imunoterapi digadang-gadangkan sebagai terobosan medis untuk menangani kanker dengan efek samping yang lebih sedikit.
18 Sep 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Mengenal Imunoterapi sebagai Terobosan Baru Dalam Penanganan Kanker

Anda Sering Muntah? Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah atau bahkan sering mengalami muntah? Bisa jadi karena infeksi.
06 May 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Anda Sering Muntah? Ini Penyebabnya

Kenali Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening Sebelum Menjalar

Kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu jenis yang umum menyerang seseorang. Namun jika diidentifikasi sedini mungkin, penderitanya memiliki peluang hidup yang besar. Oleh karenanya, Anda perlu mengenali gejalanya untuk bisa mendeteksinya.
22 Jan 2020|Anita Djie
Baca selengkapnya
Kenali Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening Sebelum Menjalar