Glutathionic Kaplet

31 Okt 2020| Dea Febriyani
Glutathionic kaplet adalah suplemen yang digunakan untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

Deskripsi obat

Glutathionic kaplet adalah suplemen yang digunakan untuk membantu menjaga kesehatan kulit. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Glutathionic kaplet mengandung zat aktif glutation (Saccharomyces cerevisiae), vitamin C, dan vitamin E.

Glutathionic Kaplet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaGlutatoion, vitamin C, dan vitamin E.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 6 kaplet
ProdusenDipa Pharmalab Intersains

Informasi zat aktif

Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang larut dalam air, bertindak sebagai kofaktor dan antioksidan. Ini penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, vitamin C (asam askorbat) terlibat dalam perubahan asam folat menjadi asam folinat, sintesis lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin C diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Setelah pemberian oral, vitamin C diserap dengan mudah. Absorbsi juga dapat dikurangi pada pasien dengan diare atau penyakit saluran cerna.
  • Distribusi: Tersebar luas di tubuh, dengan konsentrasi besar ditemukan di hati, leukosit, trombosit, jaringan kelenjar, dan lensa mata. Asam askorbat melintasi penghalang plasenta. Asam askorbat didistribusikan ke dalam ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dioksidasi secara reversibel menjadi asam dehydroascorbic. Beberapa dimetabolisme menjadi senyawa tidak aktif yang diekskresikan dalam urin. Ketika tubuh jenuh dan kadar dalam darah melebihi ambang batas, asam askorbat yang tidak berubah akan dikeluarkan melalui urin. Ekskresi ginjal berbanding lurus dengan kadar darah.

Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak yang penting untuk banyak proses dalam tubuh. Vitamin E merupakan antioksidan yang terjadi secara alami dalam makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau. Vitamin E adalah vitamin penting yang dibutuhkan untuk fungsi yang tepat dari banyak organ dalam tubuh.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin E diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Absorpsi GI bergantung pada keberadaan empedu. Hanya 20% hingga 60% vitamin yang diperoleh dari sumber makanan yang diserap. Dengan meningkatnya dosis, fraksi vitamin E yang diserap menurun.
  • Distribusi: Didistribusikan ke semua jaringan; disimpan dalam jaringan lemak atau adiposa.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Vitamin E diekskresikan terutama di empedu. Sejumlah kecil metabolit yang diekskresikan dalam urine.

 

Indikasi (manfaat) obat

Menjaga kesehatan kulit seperti:

  • Memutihkan bagian kulit yang gelap.
  • Meningkatkan kecerahan warna kulit.
  • Melembutkan tekstur kulit.
  • Mengencangkan kulit.
  • Meningkatkan kesehatan kulit.
  • Antioksidan yang kuat bagi kulit.

Glutation merupakan antioksidan non-enzimatik yang kuat yang secara alami terjadi di kulit berfungsi untuk membantu mempertahankannya dari efek kerusakan lingkungan dari luar.
Vitamin E merupakan vitamin penting yang dibutuhkan untuk fungsi yang tepat dari banyak organ dalam tubuh dan merupakan antioksidan yang membantu memperlambat proses yang merusak sel. Vitamin E berperan sebagai antioksidan. Vitamin E melindungi membran sel, vitamin A, vitamin C (asam askorbat), dan asam lemak tak jenuh dari oksidasi. Obat ini juga dapat bertindak sebagai kofaktor dalam sistem enzim, dan beberapa bukti ada bahwa itu menurunkan agregasi platelet.
Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang larut dalam air, bertindak sebagai kofaktor dan antioksidan yang dapat membantu melindungi sel Anda dari efek radikal bebas yang berperan dalam penyakit jantung, kanker, dan penyakit lainnya. Vitamin C penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, vitamin C (asam askorbat) terlibat dalam perubahan asam folat menjadi asam folinat, sintesis lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Komposisi obat

  • Glutation (Saccharomyces cerevisiae) 500 mg.
  • Vitamin C 200 mg.
  • Vitamin E 100 IU.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kaplet/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Muntah.
    Minumlah banyak cairan yang cukup, untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urin serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Tetaplah konsumsi makanan sederhana, hindari makanan kaya rasa seperti makanan pedas.
  • Mual.
    Cobalah mengonsumsi makanan ringan dan jangan mengonsumsi makanan berat atau pesan. Cobalah konsumsi obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan dan sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan efek samping mengantuk serta mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau jika kondisi bertambah parah.
  • Sakit perut.
    Cobalah istirahat dan rileks. Makan dan minum secara perlahan dan makan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Menempatkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu. Jika Anda sangat kesakitan, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Kram perut.
  • Perut kembung.
  • Reaksi alergi, seperti ruam.

Perhatian Khusus

Kadar glutation dapat menurun selama masalah kesehatan tertentu, seperti:

  • Pasien penderita kanker.
  • Pasien penderita HIV / AIDS.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes) tipe 2.
  • Pasien dengan penyakit hati (hepatitis).
  • Pasien dengan penyakit Parkinson.
  • Pasien yang memilik alergi terhadap komponan obat ini.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Vitamin C dan vitamin E:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan glutathionic kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memilik alergi terhadap komponan obat ini.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Asetaminofen.
    Penggunaan asetaminofen dalam dosis tinggi dapat mengurangi kadar glutation terutama dalam hati.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit kepala, pusing, dan perubahan penglihatan.
  • Diare, kram perut atau mudah memar atau berdarah (mimisan atau gusi berdarah).
  • Perasaan pusing, seperti Anda akan pingsan.
  • Kelemahan yang tidak biasa atau perasaan lelah.
  • Peningkatan keinginan untuk buang air kecil.
  • Nyeri atau sulit buang air kecil.
  • Sakit parah di sisi atau punggung bawah Anda.

Sesuai kemasan per Oktober 2020

Puspa Pharma. http://puspapharma.com/product_detail.php?product_id=85
Diakses pada 12 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/npp/glutathione.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/glutathione-benefits#side-effects-and-risks
Diakses pada 12 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/glutathione-uses-risks
Diakses pada 12 Oktober 2020

Paula Choice. https://www.paulaschoice.com/ingredient-dictionary/antioxidants/glutathione.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/vitamin-e/
Diakses pada 12 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/uvw021.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/a059.html
Diakses pada 12 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email