Glumin xr kaplet 500 mg obat yang digunakan bersama dengan diet dan olahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2.
Glumin xr kaplet 500 mg obat yang digunakan bersama dengan diet dan olahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2.
Glumin xr kaplet 500 mg obat yang digunakan bersama dengan diet dan olahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2.
Glumin xr kaplet 500 mg obat yang digunakan bersama dengan diet dan olahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 26.900/strip (500 mg) per November 2019
Kemasan 1 box isi 3 strip @ 10 kaplet (500 mg)
Produsen Ferron Par Pharmaceuticals

Glumin adalah obat yang digunakan bersama dengan diet dan olahraga bagi penderita diabetes melitus tipe 2. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Glumin mengandung metformin hci sebagai zat aktifnya.

  • Terapi tunggal atau kombinasi dengan sulfonylurea pada pasien diabetes yang tidak tergantung insulin (diabetes tipe 2) terutama pada pasien kelebihan berat badan dan kadar glukosa tidak bisa dikontrol dengan diet saja.
  • Terapi tambahan pada pasien diabetes dengan ketergantungan terhadap insulin yang gejalanya sulit dikontrol.

Metformin HCL 500 mg

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 1 tablet (500 mg)/hari
    • Dosis maksimal: 4 tablet (2.000 mg)/hari

Dikonsumsi bersamaan dengan makan malam

  • Gangguan makan (anoreksia).
  • Mual.
  • Muntah.
  • Sering buang air besar, dengan kondisi tinja yang encer (diare).
  • Berkurangnya absorpsi vitamin B12
  • Hipersensitif terhadap obat ini.
  • Kondisi dimana penderita diabetes kehilangan kesadaran (koma diabetik).
  • Komplikasi diabetes yang serius (ketoasidosis).
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien penderita penyakit hati kronis.
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien penderita serangan jantung (infark miokardium akut).
  • Pasien pecandu alkohol (alkoholisme).
  • Pasien dengan keadaan yang berkaitan dengan asidosis laktat seperti: syok atau insufisiensi pulmonal.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Tidak dianjurkan pada kondisi yang dapat menyebabkan dehidrasi atau pada penderita yang mengalami infeksi serius atau trauma.
  • Pasien lanjut usia.
  • Anak-anak.

Sesuai kemasan per November 2019.

Artikel Terkait