Glucophage tablet 500 mg sebagai pengobatan diabetes mellitus tipe 2.
Glucophage tablet 500 mg sebagai pengobatan diabetes mellitus tipe 2.
Glucophage tablet 500 mg sebagai pengobatan diabetes mellitus tipe 2.
Glucophage tablet 500 mg sebagai pengobatan diabetes mellitus tipe 2.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 21.806/strip (10 tablet) per Desember 2019
Kemasan 1 box isi 10 strip @ 10 taplet (500 mg)
Produsen Merck

Glucophage adalah obat yang digunakan untuk mengontrol kadar gula darah tinggi pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Glucophage mengandung metformin hydrochloride sebagai zat aktifnya.

  • Pengobatan diabetes mellitus tipe 2, terutama pada pasien yang kelebihan berat badan, ketika manajemen diet dan olahraga saja tidak menghasilkan kontrol glikemik yang memadai.
    • Pada orang dewasa, digunakan sebagai monoterapi atau terapi kombinasi dengan obat anti diabetes oral lainnya atau dengan insulin.
    • Pada anak 10 tahun ke atas dan remaja, digunakan sebagai monoterapi atau terapi kombinasi dengan insulin.

Metformin hydrochloride 500 mg

1 tablet sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi bersama makanan.

  • Gangguan sistem saraf: gangguan rasa.
  • Gangguan pencernaan: mual, muntah, diare, sakit perut dan kehilangan nafsu makan.
  • Kandungan asam laktat di dalam tubuh sangat tinggi (asidosis laktat).
  • Hipersensitivitas terhadap metformin hidroklorida atau salah satu komponen obat.
  • Pasien komplikasi diabetes mematikan yang disebabkan oleh tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis).
  • Pasien gangguan metabolik yang disebabkan oleh pankreas tidak dapat memproduksi cukup insulin (precoma diabetes).
  • Pasien gagal ginjal atau disfungsi ginjal (creatinin clearance (60 ml/menit ke bawah).
  • Pasien dengan kondisi akut dengan potensi untuk mengubah fungsi ginjal misalnya: dehidrasi, infeksi berat, syok.
  • Penyakit akut atau kronis yang dapat menyebabkan hipoksia jaringan misalnya: gagal jantung atau pernapasan, serangan jantung (infark miokard), syok.
  • Pasien insufisiensi hati.
  • Pasien penngkonsumsi keracunan alkohol akut.
  • Pasien insufisiensi ginjal.
  • Lakukan evaluasi kadar vitamin B12 dalam serum pada pasien yg mendapat terapi metformin jangka lama.
  • Monitor kadar gula darah pada terapi kombinasi dengan sulfonilurea atau insulin.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien infeksi serius dan kondisi traumatik.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Obat diuretik.
  • Alkohol.
  • Sulfonilurea.
  • Insulin.
  • Penyekat β.
  • ACE inhibitor.
  • Zat kontras yang diiodinisasi.
  • Glukokortikoid.

Sesuai kemasan per Desember 2019.

MIMS https://www.mims.com/indonesia/drug/info/glucophage/glucophage?type=full
Diakses pada 3 Desember 2019.

Artikel Terkait