Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Glimepiride (Alias: Glimepirid)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 24 Jan 2019
Glimepiride digunakan untuk menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
Glimepiride digunakan untuk menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Merk dagang yang beredar:

Amadiab, Amaryl, Anpiride, Glukokaf, Gluvas, Metrix, Relide, Versibet, Actaryl, Diaglime, Friladar, Glamarol, Gliaride, Glimepirid OGB Dexa, Glimetik, Glimexal, Gliperid, Glucoryl, Mapryl, Mepirilid, Norizec, Pimaryl, Simryl, Velacom. Metrix, Glucokaf, Simryl, Solosa, Glimefion, Diaversa, Diaglime, Avandaryl, Norizec, Pridiab, Paride, Pimaryl.

Glimepiride merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Penurunan kadar gula darah dapat mencegah penyakit stroke, kerusakan ginjal, masalah saraf yang terkait diabetes tipe 2.

Glimepiride termasuk golongan obat sulfonilurea. Obat ini bekerja dengan cara menurunkan gula darah dalam. Agar efektif, maka jumlah glimepiride harus seimbang dengan makanan yang dikonsumsi dan frekuensi olahraga yang Anda lakukan.

Glimepiride (Glimepirid)
Golongan

Antidiabetes sulfonylurea

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis bersifat individual. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Diabetes melitus tipe 2

  • Dewasa: Awalnya dosis, 1-2 mg setiap hari. Dapat meningkatnya dengan ditambahkan 1-2 mg dengan jarak 1-2 minggu. Perawatan: 4 mg setiap hari. Maksimal: 6 mg setiap hari.

Aturan pakai Glimepiride dengan benar

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat Glimepiride sebelum mengonsumsinya. Obat ini dikonsumsi dengan makanan pertama saat pagi hari, atau sesuai petunjuk dokter.

Dosis akan diberikan sesuai indikasi medis. Dokter akan memberikan dosis awal rendah dan secara bertahap akan meningkatkan dosisnya, agar pasien tidak mengalami efek samping saat diberikan dosis yang rendah. Beri tahu dokter jika kondisi memburuk.

Efek Samping

Setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat. Namun, efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis.

Obat glimepiride dapat menyebabkan efek samping berupa mual dan sakit perut. Jika efek samping memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping berikut ini, yang meski jarang terjadi, tapi sifatnya serius.

  • Kejang
  • Kenaikan berat badan yang tidak biasa
  • Mudah berdarah
  • Perubahan mental
  • Lemah yang tidak biasa

Ada beberapa efek samping lain yang belum disebutkan di atas. Jika mengalami efek lain, tanyakan kepada tenaga medis.

Peringatan

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, termasuk jika Anda memiliki kondisi medis seperti:

  • Penyakit ginjal
  • Tiroid
  • Penyakit hati
  • Stres
  • Masalah pendengaran

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Gangguan ginjal dan hati berat
  • Hipersensitivitas terhadap glimepiride

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan obat.

Interaksi

Interaksi mungkin akan terjadi jika glimepiride dikonsumsi bersamaan obat lain. Jika ingin menggunakannya bersamaan obat lain, konsultasikan dengan dokter. Sebab, dokter akan mengganti dosisnya jika memang harus digunakan bersamaan obat lain. Berikut ini jenis obat yang jika digunakan bersama dengan glimepiride, bisa menimbulkan interaksi.

Jenis Obat Interaksi
Colesevelam Penurunan efektivitas kadar plasma
Tiazid dan diuretik Penurunan efek hipoglikemik dari glimepiride

 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Referensi

BPOM. http://pionas.pom.go.id/monografi/glimepirid
Diakses pada 6 November 2018

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/glimepiride-oral-route/before-using/drg-20072155
Diakses pada 6 November 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/glimepiride
Diakses pada 6 November 2018

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12271/glimepiride-oral/details
Diakses pada 6 November 2018

Artikel Terkait:
Back to Top