Gliabetes Tablet 30 mg

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta

Deskripsi obat

Gliabetes tablet adalah obat yang digunakan untuk mengontrol kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes melitus tipe 2. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Gliabetes tablet mengandung zat aktif pioglitazon.
Gliabetes Tablet 30 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaPioglitazon.
Kelas terapiAntidiabetes.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 tablet (30 mg)
ProdusenSanbe Farma

Informasi zat aktif

Pioglitazon merupakan agen antidiabetik tiazolidindion yang menurunkan glukosa darah dengan meningkatkan respons sel target terhadap insulin, tanpa meningkatkan sekresi insulin pankreas.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, pioglitazon diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorbsi secara cepat. Obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) adalah lebih dari 80% dan waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 2 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi adalah 0,63 L/kg dan ikatan protein plasma adalah 99%.
  • Metabolisme: Metabolisme di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urin sebanyak 15-30% dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 3-7 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengontrol kadar gula darah dalam tubuh pada penderita diabetes tipe 2, dimana tubuh tidak dapat menghasilkan cukup insulin atau insulin yang diproduksi tubuh tidak berfungsi dengan baik.

Pioglitazon merupakan agen antidiabetik tiazolidindion yang menurunkan glukosa darah dengan meningkatkan respons sel target terhadap insulin, tanpa meningkatkan pengeluaran insulin pankreas.

Komposisi obat

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 15 atau 30 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan jika dibutuhkan.
  • Dosis maksimal: 45 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Penambahan berat badan.
    Cobalah konsumsi makanan sehat seimbang tanpa menambah ukuran porsi Anda. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan Anda tetap stabil. Jika Anda masih mengalami penambahan berat badan, temui dokter Anda karena dapat menjadi tanda retensi cairan.
  • Infeksi sinus atau peradangan pada dinding sinus, tenggorokan atau dada.
    Pastikan Anda mendapatkan suntikan flu tahunan. Jika Anda mengalami banyak infeksi, atau Anda khawatir, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Masalah pada pengelihatan.
    Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin sampai penglihatan Anda kembali normal. Jika itu berlangsung lebih dari satu atau dua hari buatlah janji dengan dokter Anda.
  • Kesemutan (jari tangan atau kaki kebas).
    Jika efek samping ini mengganggu Anda atau tidak hilang setelah beberapa hari, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Penumpukan cairan (edema) jika digunakan bersama sulfonilurea atau insulin.
  • Kadar gula darah di bawah normal (hipoglikemia).

Perhatian Khusus

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan gliabetes tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan diabetes melitus tipe 1.
  • Pasien dengan riwayat kanker kandung kemih.
  • pasien dengan gangguan hati sedang sampai berat.
  • Pasien dengan gagal jantung yang parah.
  • Pasien dengan darah di dalam urin (hematuria makroskopik).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Insulin.
    Penggunaan pioglitazon bersama dengan insulin dapat meningkatkan risiko dan keparahan efek samping seperti gula darah rendah (hipoglikemia), retensi cairan, pembengkakan, dan kemungkinan gagal jantung.
  • Levotiroksin dan rifampin.
    Levitiroksin atau rifampin dapat mengganggu kontrol glukosa darah dan mengurangi efek pioglitazon dan obat diabetes lainnya.
  • Gemfibrozil dan ketokonazol
    Gemfibrozil atau ketokonazol secara signifikan dapat meningkatkan kadar pioglitazon dalam darah dan berisiko mengalami hipoglikemia atau gula darah rendah saat obat-obatan ini digunakan bersamaan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Kulit atau bagian putih mata Anda menguning.
  • Hal ini bisa menjadi tanda masalah hati.
  • Bertambah berat badan dengan cepat, lengan, kaki atau perut bengkak, dan Anda mengalami masalah pernapasan.
  • Hal ini bisa menjadi tanda gagal jantung.
  • Terdapat darah di urin Anda dan terjadi masalah buang air kecil.
  • Hal ini bisa menjadi tanda-tanda kanker kandung kemih.

Jika mengalami salah satu atau beberapa gejala, segera informasikan kepada dokter Anda. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan dari dokter.

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/pioglitazone?mtype=generic
Diakses pada 8 September 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/pioglitazone/
Diakses pada 8 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/pioglitazone.html
Diakses pada 8 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a699016.html
Diakses pada 8 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

5 Gaya Hidup Milenial yang Sebetulnya Bahaya untuk Kesehatan (Plus Tips Sehatnya)

Gaya hidup milenial yang serba trendy ternyata berisiko buruk bagi kesehatan. Minum boba sambil kerja dapat memicu...Baca selengkapnya
5 Gaya Hidup Milenial yang Sebetulnya Bahaya untuk Kesehatan (Plus Tips Sehatnya)

Mengenal Fungsi Enzim Ptialin untuk Kesehatan Tubuh

Enzim ptialin memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Ketika fungsi enzim ptialin tidak berjalan, usus akan kesulitan untuk menyerap nutrisi ke dalam tubuh.
27 Nov 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Mengenal Fungsi Enzim Ptialin untuk Kesehatan Tubuh

Deretan Makanan Penurun Gula Darah agar Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Makan makanan penurun gula darah bisa menjadi salah satu cara menjaga kadar gula darah tetap dalam kondisi stabil. Apa saja jenis makanan penurun gula darah yang bisa dikonsumsi?Baca selengkapnya
Deretan Makanan Penurun Gula Darah agar Kadar Gula Darah Tetap Stabil