Genoclom tablet digunakan untuk meningkatkan kesuburan pada wanita dan pria.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 140.000/box per Mei 2020
Kemasan 1 box isi 2 strip @ 10 tablet (50 mg)
Produsen Lapi Laboratories

Genoclom tablet digunakan untuk meningkatkan kesuburan pada wanita dan pria. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Genoclom tablet mengandung zat aktif klomifen sitrat.

  • Terapi ketidaksuburan pada wanita yang mengalami siklus haid lebih dari 35 hari (oligomenore) atau tidak mengalami haid selama 6 bulan (amenore sekunder).
  • Meningkatkan proses produksi sperma (spermatogenesis) pada pasien dengan jumlah sperma yang rendah.

Klomifen sitrat 50 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Infertilitas anovulasi: 1 tablet/hari selama 5 hari, dimulai pada hari ke 5 siklus haid. Jika tidak terjadi ovulasi, dilakukan terapi tahap 2 dengan mengonsumsi 1 tablet sebanyak 2 kali/hari.

  • Oligospermia: 1 tablet/hari selama 40-90 hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Pembesaran ovarium sementara.
  • Nyeri atau tidak nyaman pada perut.
  • Mual dan muntah.
  • Gangguan penglihatan sementara.
  • Sakit kepala.
  • Pendarahan uterus abnormal.
  • Pusing.
  • Kelelahan (fatigue).
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Pusing hingga merasa diri sendiri atau sekelilingnya berputar (vertigo).
  • Pasien yang mengalami perdarahan uterus abnormal.
  • Pasien yang mengalami pembesaran ovarium.
  • Pasien yang memiliki gangguan fungsi tiroid atau adrenal.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien penderita penyakit hati atau riwayat gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan lesi organik intrakranial misalnya tumor otak pada kelenjar hipofisis.

Kemungkinan terjadinya kehamilan kembar (ganda).

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/genoclom/genoclom?type=brief&lang=id
Diakses pada 19 Mei 2020

Lapi Laboratories. https://www.lapilaboratories.com/produk/details/40/Hormones
Diakses pada 19 Mei 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait