Golongan obat Hijau Obat bebas: Tidak memerlukan resep dokter.
HET Rp 26.700/box per Mei 2020
Kemasan 1 box isi 25 strip @ 4 tablet
Produsen Darya-Varia

Gastran tablet digunakan untuk meringankan gejala akibat peningkatan asam lambung. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Gastran tablet mengandung aluminium hidroksida, magnesium karbonat, dan simetikon.

Meringankan gejala peningkatan asam lambung, peradangan dinding lambung (gastritis), luka pada dinding lambung dan usus 12 jari antara lain:

  • Mual.
  • Nyeri lambung.
  • Nyeri ulu hati.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa: 1-2 tablet/hari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: ½-1 tablet/hari.

Dikonsumsi 1-2 jam sesudah makan dan menjelang tidur, tablet dikunyah terlebih dahulu.

  • Mulut kering.
  • Pandangan kabur.
  • Muka merah.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Diare.
  • Kesulitan mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan intraokular mata secara mendadak (glaukoma sudut tertutup).
  • Pasien yang mengalami penyumbatan pada saluran kemih dan saluran pencernaan.
  • Pasien dengan kondisi melemahnya otot polos saluran cerna (atonia saluran pencernaan).
  • Pasien penderita kelumpuhan otot usus (ileus paralitik).
  • Pasien dengan riwayat asma.
  • Pasien penderita gangguan autoimun yang terjadi pada otot dan saraf (miastenia gravis).
  • Peradangan pada usus besar dan rektum (kolitis ulseratif).
  • Pasien dengan kondisi di mana bagian atas lambung masuk ke rongga dada (hernia hiatus).
  • Pasien penderita penyakit ginjal atau hati yang berat.
  • Anak-anak.
  • Pasien usia lanjut.
  • Pasien dengan kondisi detak jantung melebihi 100 kali/menit (takikardia).
  • Pasien setelah pembedahan.
  • Pasien penderita radang kronis pada paru-paru (PPOK).
  • Guanetidin.
  • Reserpin.
  • Antasida.

Sesuai kemasan per Mei 2020

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/gastran/gastran?type=brief&lang=id
Diakses pada 20 Mei 2020

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus tetap sesuai dengan anjuran dokter.

Artikel Terkait