Gasorbid Tablet 10 mg

26 Sep 2020| Dea Febriyani

Deskripsi obat

Gasorbid tablet adalah obat untuk mencegah dan mengatasi terjadinya nyeri dada (antiangina) yang disebabkan karena kurangnya suplai darah dan oksigen ke jantung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Gasorbid tablet mengandung zat aktif isosorbid dinitrat.
Gasorbid Tablet 10 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaIsosorbid dinitrat.
Kelas terapiAntiangina.
Klasifikasi obatNitrat.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 tablet (10 mg)
ProdusenGalenium Pharmasia Laboratories

Informasi zat aktif

Isosorbid dinitrat adalah obat yang termasuk dalam golongan nitrat yang bekerja dengan bekerja dengan merelaksasikan dan memperlebar pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah ke jantung.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, isosorbid dinitrat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari mukosa mulut (sublingual) dan dari saluran pencernaan (oral). Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sangat bervariasi sekitar 10-90%.
  • Distribusi: Tersebar luas. Volume distribusi sebanyak 2-4 L / kg. Pengikatan protein plasma sekitar 28%.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme jalur pertama hati yang ekstensif; diubah menjadi isosorbida 2-mononitrat dan 5-mononitrat aktif.
  • Ekskresi: Melalui urin (80-100%, sebagai metabolit). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) kira-kira 1 jam (isosorbide dinitrate); 5 jam (isosorbida 5-mononitrat); 2 jam (isosorbide 2-mononitrate).

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi dan mencegah terjadinya nyeri dada (antiangina) yang diisebabkan karena kurangnya suplai oksigen dan darah ke jantung.

Isosorbid dinitrat termasuk dalam kelompok obat yang disebut nitrat. Isosorbid dinitrat bekerja dengan merelaksasikan pembuluh darah dan meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung sekaligus mengurangi beban kerjanya. Ketika digunakan secara teratur dalam jangka panjang, sehingga dapat membantu mencegah terjadinya serangan angina atau nyeri dada.

Komposisi obat

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Angina pektoris stabil dan menahun:

  • Dosis awal: 5-20 mg/hari.
  • Dosis pemeliharaan: 10-40 mg dikonsumsi setiap 8-12 jam.

Aturan pakai obat

Harus dikonsumsi saat perut kosong, Dikonsumsi 30 menit sebelum makan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Efek samping ini biasanya hilang setelah beberapa hari.
  • Merasa pusing atau lelah.
    Beristirahatlah yang cukup. Jangan mengemudi dan jangan menggunakan alat atau mesin saat terpengaruh.
  • Jantung berdetak cepat (takikardi).
    Jika salah satu dari ini menjadi masalah, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Mual atau muntah.
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana, hindari makanan kaya rasa eperti makanan pedas.
  • Pingsan.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal yang berat.
  • Pasien yang rentan mengalami peningkatan tekanan bola mata yang terlalu tinggi (glaukoma sudut tertutup).
  • Pasien yang mengalami penurunan suhu tubuh secara drastis dan dapat menyebabkan terjadinya gagal jantung dan gangguan pernapasan (hipotermia).
  • Pasien yang memiliki kadar oksigen rendah dalam darah (hipoksemia).
  • Pasien yang mengalami ketidakseimbangan nutrisi atau kekurangan gizi (malnutrisi).
  • Pasien yang mengalami serangan jantung.
  • Pasien yang mengalami penumpukan cairan pada paru-paru (edema paru toksik).
  • Pasien penderita radang perikardium atau selaput yan membentuk seperti kantung yang mengelilingi bagian jantung (perikarditis konstriktif).
  • Pasien yang mengalami gangguan pada pernapasan.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan gasorbid tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami anemia berat.
  • Pasien yang mengalami trauma pada kepala.
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada otak.
  • Pasien penderita ketidak mampuan jantung dalam memompa darah untuk seluruh tubuh (syok kardiogenik).
  • Pasien yang mengalami penurunan tekanan darah yang berat (hipotensi berat).
  • Pasien yang mengalami alergi terhadap obat golongan nitrat.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien yang mengalami gangguan penyempitan pada katup jantung (stenosis aorta atau mitral).
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan intrakranial.
  • Pasien yang terapi dengan obat penghambat phosphodiesterase 5 (PDE5) dan riociguat.
  • Pasien yang mengalami penebalan otot jantung secara abnormal (kardiomiopati hipertrofik).
  • Pasien yang mengalami kekurangan darah dan cairan (hipovalemia).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antihipertensi.
    Penggunaan isosorbid dinitrat dengan antihipertensi lain dapat meningkatkan efek penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • PDE5 inhibitor seperti sildenafil.
    Penggunaan isosorbid dinitrat dengan sildenafil dapat meningkatkan risiko terjadinya penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi berat), serangan jantung, atau pingsan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika Anda mengalami efek samping serius seperti pingsan, jantung berdetak cepat atau tidak teratur segera hubungi dokter Anda. Jangan menghentikan konsumsi obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/isosorbide%20dinitrate?mtype=generic
Diakses pada 14 September 2020

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/isosorbide-dinitrate-oral-route-sublingual-route/description/drg-20072904
Diakses pada 14 September 2020

Myclevelandclinic. https://my.clevelandclinic.org/health/drugs/18071-isosorbide-dinitrate-isdn-tablets
Diakses pada 14 September 2020

Galenium. https://www.galenium.com/produk/Gasorbid-Tablet
Diakses pada 14 September 2020

Patient. https://patient.info/medicine/isosorbide-dinitrate-isoket-retard
Diakses pada 14 September 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/ij029.html
Diakses pada 14 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4644-623/isosorbide-dinitrate-oral/isosorbide-dinitrate-oral/details
Diakses pada 14 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email